Dosen Universitas BSI Sosialisasikan Dampak Buruk Bermain Game Bagi Anak

0 52

BSINews, Tangerang–-Selain dampak positif, perkembangan teknologi juga membawa dampak negatif bagi kehidupan masyarakat terutama pada anak-anak. Dampak negatif yang ditimbulkan adalah menjamurnya game online, masyarakat yang kurang peka terhadap lingkungan sekitar, kejahatan cyber, pornografi, perjudian dan penipuan serta masih banyak lagi dampak-dampak negatif lainnya.

Baca Juga: Jangan Ngaku Gamers Sejati, Kalo Belum Daftar Free Fire Competition

Untuk mengatasi permasalahan ini Dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) Fakultas Teknologi Informasi melakukan Pengabdian masyarakat ini dilaksanakan di Pondok Pesantren Tahfidz Al Qur’an Bani Salam di daerah Cipodoh Tangerang, Banten Sabtu (10/9).

Herlina Ferliyanti selaku ketua menerangkan tentang sosialisasi terhadap dampak buruk bermain game online bagi anak-anak.

“Dengan diadakannya kegiatan sosialisasi terhadap dampak buruk dari bermain game online ini, anak-anak dan lingkungan pondok pesantren tahfidz Al Qur’an Bani Salam akan semakin memahami dampak buruk dari bermain game online yang dilakukan secara terus menerus sehingga anak-anak dapat mengurangi kegiatan bermain game online ini dan diganti dengan kegiatan-kegiatan yang lebih positif,” ujar Herlina dalam rilis Senin (12/9).

Ia juga menerangkan dengan diadakannya kegiatan sosialisasi terhadap dampak buruk dari bermain game online ini, anak-anak dan lingkungan pondok pesantren tahfidz Al Qur’an Bani Salam akan semakin memahami dampak buruk dari bermain game online yang dilakukan secara terus menerus sehingga anak-anak dapat mengurangi kegiatan bermain game online ini dan diganti dengan kegiatan-kegiatan yang lebih positif.

Menurutnya, selain bermanfaat bagi anak-anak di lingkungan pesantren, kegiatan pengabdian yang dilakukan para dosen dan mahasiswa ini juga memberikan ilmu kepada masyarakat sekitar.

Baca Juga: Hobi Main Game? Ini Jurusan Kuliah Buat Kamu yang Hobi Ngegame

“Pengabdian ini bertujuan untuk mentransfer keilmuan yang selama ini diperoleh dan dipelajari dilingkungan perguruan tinggi kepada masyarakat agar keilmuan yang selama ini dipelajari mempunyai nilai guna bagi masyarakat sekitar,” tandasnya. (RDX)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.