Dosen Universitas BSI Berikan Strategi Pemasaran Melalui Marketplace

0 29

BSINews, Bogor– Dosen Fakultas Teknik dan Informatika (FTI), Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sukses melakukan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi strategi pemasaran melalui marketplace kepada pelaku UMKM Pabuaran, Bogor, pada Minggu (18/9).

Endang selaku pemateri menjelaskan pemasaran melalui marketplace sangat tepat di era pandemik ke endemik seperti sekarang ini. Hadirnya marketplace dapat membantu memasarkan produk UMKM Pabuaran sehingga akan terjadi peningkatan penjualan.

Baca Juga:Dukung UMKM dengan Pelatihan Penggunaan Google Ads

“Marketplace yang beragam harus dimanfaatkan semaksimal mungkin untuk menopang pemasaran produk UMKM Pabuaran. Hal ini membuat dosen Universitas BSI mengadakan sosialisasi pemanfaatan Marketplace seperti Facebook, Twitter, Instagram, Tiktok, Shopee, Tokopedia, Youtube, dan Whatsapp sebagai sarana pemasaran produk UMKM Pabuaran. Target pemasaran perlu ditentukan, untuk itu menjadi keharusan untuk menguasai strategi marketing yang tepat sesuai ketersediaan marketplace,” ujarnya dalam keterangan rilis, Senin (19/9).

Sementara itu, Ela Nurlela selaku ketua pelaksana menambahkan pemilihan marketplace untuk memasarkan produk menjadi gambaran kemampuan beradaptasi dengan teknologi. Menurutnya, ada beragam marketplace yang tersedia, dan saatnya para pelaku UMKM mampu memanfaatkannya salah satunya kegiatan penjualan produk UMKM Pabuaran.

Ia juga menjelaskan bahwa dengan adanya pelatihan ini dapat menambah pengetahuan pelaku UMKM Paburuan terhadap pemasaran produk. Selain itu, mereka juga dapat mengimplementasikan secara langsung ilmu yang dibagikan kepada jejaringnya. Pemasaran online dengan memanfaatkan media ini  dapat memudahkan pelaku UMKM menjaring konsumen lebih cepat dan banyak. Untuk itu diperlukan strategi pemasaran yang tepat.

Baca Juga: Bantu Tingkatkan Promosi Produk UMKM, Dosen Universitas BSI Berikan Pelatihan

“Strategi pemasaran tersebut adalah menargetkan pangsa pasar yang potensial, harus aktif berinteraksi dan memberikan respons yang positif, penggunaan hastag agar mudah dicari lewat algoritma search engine, perlu meniru metode marketing flash sale dan sering memberikan promo, sering mengupdate konten produk serta foto serta logo yang ditampilkan harus menarik dan eye-catching, menggunakan gambar dengan kualitas yang baik, menggunakan influencer apabila memungkinkan, dan harus menghindari kampanye negatif terhadap pesaing,” jelasnya.(RDX)

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.