Buka Wawasan Mahasiswa dibidang IT, Universitas BSI Adakan Workshop Quality Assurance

0 61

BSINews, Jakarta —Quality Assurance merupakan profesi yang bertugas melakukan pengujian atau testing terhadap suatu produk sistem atau aplikasi untuk memastikan bahwa sistem yang dikembangkan sesuai dengan kebutuhan yang telah ditentukan sebelumnya sehingga menghasilkan sistem yang terjamin kualitasnya. Untuk membuka wawasan dan pemahaman terkait peluang kerja bidang IT dalam hal ini Program Studi (prodi) Sistem Informasi Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Sukabumi  mengadakan workshop Quality Assurance.

Baca Juga: Mahasiswa Prodi Sistem Informasi Universitas BSI Kampus Tegal Antusias Ikuti Workshop Quality Assurance

Workshop Quality Assurance ditujukan untuk mahasiswa semester 3 jenjang D3 prodi  Sistem Informasi, yang dilaksanakan secara live via zoom meeting pada hari Selasa (6/12).

 

Didi Rosiyadi  selaku dekan Fakultas Teknik dan Informatika Universitas BSI dalam sambutnya menyampaikan bahwa  profesi yang bertugas melakukan adalah Quality Assurance.

 

“Suatu produk ketika diciptakan jarang bisa langsung sempurna, pasti terdapat error/bug dan kesalahan lain. Oleh karena itu, perlu adanya pengujian/pengecekkan agar produk dapat diperbaiki sampai mencapai kualitas terbaik. Profesi yang bertugas melakukan hal tersebut adalah Quality Assurance. Posisi ini dibutuhkan hampir di semua perusahaan terutama dibidang Teknologi Informasi,” ujar Didi, Selasa (6/12/2022).

 

Sementara itu, Raffi Verrel Alessandro selaku narasumber dari  CEO dari PT. Systeric Teknologi Indonesia menjelaskan bahwa Quality Assurance sebagai ahli strategi. Quality Assurance membuat keputusan tingkat tinggi standar apa yang harus dipenuhi perangkat lunak dalam bentuk akhirnya.

 

Quality Assurance harus memiliki pengetahuan mendalam tentang bagaimana pengguna akhir berpikir dan berinteraksi dengan perangkat lunak, untuk itu menyarankan tim pengembang tentang fitur apa yang harus disertakan, apa yang umum bug yang harus diwaspadai dalam pengujian unit, dan pengguna seperti apa perangkat lunak akan ditargetkan ke arah,” ucapnya.

 

Raffi Verrel juga berharap dengan diadakan seminar ini, mahasiswa prodi  Sistem Informasi Universitas BSI memiliki pengetahuan, pengalaman, sikap, teknik Quality Assurance dan mampu beradaptasi terhadap peluang dan tantangan yang ada.

 

Baca Juga: Membuka Wawasan dibidang IT, Universitas BSI Tasikmalaya Mengadakan Workhop Quality Assurance

“Dengan devs bisa melakukan lebih banyak pengujian, Quality Assurance akan beralih ke peran yang lebih konsultatif, membantu pengembang membuat pengujian yang lebih baik dan menjadi lebih baik dalam penyaringan untuk kualitas,” tutupnya.(RDX)

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.