Prodi Sistem Informasi Universitas BSI Kampus Karawang Kontribusi Dalam Program Praktisi Mengajar

0 108

Karawang, BSINews — Program studi (prodi) Sistem Informasi Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Karawang ikut berkontribusi dalam kegiatan praktisi mengajar. 2 Dosen Praktisi berhasil lolos seleksi dan jadi dosen pengampu mata kuliah, yakni Muhammad Jafar
Shodiq dari PT. Creative Mobile Adventure dan Muhamad Ali Usman dari Catch.Com.Au.

Baca juga : Lewat Program Praktisi Mengajar, Prodi Ilmu Komunikasi Siapkan Lulusan Berkualitas

Mereka masing-masing mengampu mata kuliah, Aplikasi Basis Data, Web Programming II, Web Programming III, dan Teknologi Web Services. Muhammad Tabrani selaku kepala kampus Universitas BSI kampus Karawang mengatakan bahwa mahasiswa sangat antusias mengikuti program praktisi mengajar.

“Suasana dan lingkungan pembelajaran yang baru mampu meningkatkan motivasi mahasiswa dalam pembelajaran untuk mencapai profil prodi Sistem Informasi. Bahkan, mahasiswa mengaku konsep kolaborasi seperti ini dapat membuka wawasan serta lebih mengetahui fungsi dan pentingnya mata kuliah tersebut dalam dunia industri kelak,” ujar Tabrani.

Universitas BSI Kampus Karawang Kontribusi Dalam Program Praktisi Mengajar

Ia menambahkan, Program Praktisi Mengajar bertujuan untuk meningkatkan lulusan perguruan tinggi yang lebih siap untuk masuk ke dunia kerja dengan langkah kolaborasi praktisi dengan dosen agar tercipta pertukaran ilmu dan keahlian yang mendalam dan bermakna antar sivitas akademika di perguruan tinggi dan profesional di dunia kerja.

“Kolaborasi ini dilakukan dalam mata kuliah yang disampaikan di ruang kelas baik secara luring maupun daring. Kegiatan praktisi mengajar juga sangat berarti bagian perguruan tinggi, melalui platform praktisi mengajar, perguruan tinggi lebih mudah mencari kolaborasi praktisi dibeberapa perusahaan,” ungkapnya.

Baca juga : Kolaborasi Prodi Akuntansi dalam Ikuti Program Praktisi Mengajar

Sementara itu, Jafar menyatakan bahwa melalui program ini dapat meningkatkan public speakingnya.

“Dengan program ini, kami bisa meningkatkan kemampuan public speaking kami dan mampu memberikan pengalaman kami untuk kesesuaian dan pengembangan di dunia pendidikan,” tutup Jafar. (LAG)

Leave A Reply

Your email address will not be published.