Kampus Digital Kreatif Universitas BSI Gelar Sosialisasi Bootcamp untuk JFA Asisten Ahli

0 58

Jakarta, BSINews — Perguruan tinggi sabagai kawah candradimuka, tidak hanya berproses pada pengajaran maupun pembelajaran tetapi untuk menghasilkan penelitian yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat dan berdaya guna bagi dunia industri maka diperlukan kolabarasi antar bagian untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, inovatif dan kreatif.

Hal ini mendorong Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sebagai Kampus Digital Kreatif menyelenggarakan Sosialisasi Bootcamp Jabatan Fungsional Akademik (JFA) Asisten Ahli, bagi dosen yang sudah memiliki NIDN (Nomor Induk Dosen Nasional), pada Selasa (13/2/2023).

Baca juga : Tingkatkan Karir Dosen, Universitas BSI Gelar Bootcamp Kenaikan Jabatan Fungsional Akademik Lektor Kepala

Narasumber yang dihadirkan ialah Normah dan Siti Nurajizah selaku Bagian Pengembangan Dosen dan Dr. Taufik Baidawi selaku ketua LPPM Universitas BSI. Diah Puspitasari selaku Wakil Rektor Bidang Akademik Universitas BSI dalam sambutannya mengatakan bahwa dosen merupakan indikator utama yang dipantau oleh Kementerian Ristek dan Pendidikan Tinggi melalui data yang telah diinput oleh dosen melalui laman SISTER dan SINTA.

“Kolaborasi antara dosen dengan bagian-bagian yang ada di perguruan tinggi juga sangat penting dilakukan dengan harapan dosen yang sudah memiliki NIDN lebih dari 5 tahun namun belum memiliki JFA diharapkan segera untuk mengurus pengajuannya jika dokumen tridharma sudah lengkap. Pedampingan dari kedua bagian ini akan dimatangkan pada pertemuan yang dilaksanakan secara luring pada tanggal 21-22 Februari 2023. Dengan terciptanya kerjasama yang baik antara kedua bagian ini, diharapkan jumlah dosen yang memiliki JFA Asisten Ahli semakin meningkat,” kata Diah dalam rilis yang diterima, Senin (20/2/2023).

Sosialisasi Bootcamp untuk JFA Asisten Ahli

Menimpali hal itu, Siti Nurajizah menjelaskan bahwa dosen harus menyiapkan terlebih dahulu dokumen tridharma yang terdiri atas pengajaran, penelitian, pengabdian masyarakat serta penunjang untuk diinput ke aplikasi SIJALI dengan terlebih dahulu login ke laman https://sijali-lldikti3.kemdikbud.go.id/.

Normah menambahkan agar dosen lebih peduli dalam melakukan update data pribadi di SISTER meliputi Jabatan Fungsional, Kepangkatan dan Terhitung Mulai Menjadi Dosen. Dosen juga harus memperhatikan riwayat pengajaran riwayat pendidikan tampil di SISTER.

“Ada 3 syarat yang harus dipenuhi oleh dosen yang akan menduduki jabatan fungsi akademik pada jenjang yang lebih tinggi, yaitu pertama memiliki NIDN (Nomor Induk Instruktur Nasional), pengajaran sejarah empat semester yang diterbitkan di PDIKTI, terhitung sejak tanggal tertera pada tanggal pertama. Dosen melakukan pengajuan JFA melalui  laman https://says.bsi.ac.id/aju-BANGDOS.js,” jelas Normah.

Baca juga : Bootcamp Programmer Dosen UBSI dengan PT Javan Cipta Solusi Berjalan Sukses

Sementara itu, Taufik sebagai narasumber kedua menekankan bahwa LPPM Universitas BSI akan terus memberikan dukungan terkait publikasi karya ilmiah dan pengabdian masyarakat yang merupakan bagian dari pelaksanaan tridharma yang rutin setiap semester dilaksanakan oleh dosen.

“Publikasi karya ilmiah dosen harus memiliki kontribusi kebaharuan, merupakan bagian dari tridharma perguruan tinggi, memperluas jaringan serta output dari hasil penelitian yang inovatif mendapatkan pendanaan riset baik dari pemerintah maupun dari perguruan tinggi itu sendiri,” tutup Taufik. (LAG)

Leave A Reply

Your email address will not be published.