Hati-hati Cyber Crime, Pelajari Komunikasi Siber yang Sehat

0 224

BSINews, Jakarta – Dosen dari Program Studi Ilmu Komunikasi, Fakultas Komunikasi dan Bahasa (FKB) Universitas BSI (Bina Sarana Informatika), melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (PM). Kegiatan ini digelar di Yayasan Insan SAPA Dhuafa, tepatnya di Rumah Belajar SAPA, wilayah Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, pada Minggu (19/3).

Dalam pengabdian tersebut, para dosen memberikan materi kepada anak-anak di Rumah Belajar SAPA, mengenai  “Komunikasi Siber Untuk Anak dan Remaja”. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi dan pemahaman kepada anak-anak dan remaja, terkait manfaat dan bahaya melakukan komunikasi siber.

Baca juga : LPPM Universitas BSI Kampus Sukabumi Berikan Sosialisasi Pengabdian Masyarakat Untuk Mahasiswa

Terlebih, pada setiap aspek kehidupan saat ini, tidak terlepas dari teknologi komunikasi. Hampir semuanya menerapkan teknologi komunikasi untuk memudahkan berbagai aktivitas sehari-hari. Berbagai temuan dan inovasi pada teknologi komunikasi telah membawa manusia ke peradaban baru Era Digital yang sangat modern dan memberikan keuntungan yang tidak terbayangkan sebelumnya.

Namun, meski begitu, ada beberapa dampak negatif yang juga membayangi perkembangan teknologi komunikasi yang ada saat ini, seperti maraknya cyber crime, kejahatan virtual seperti hacking dan carding dalam bertransaksi online.

Selain itu, bisa menyerang kehidupan sosial masyarakat, seperti tindakan cyberbullying, penyebaran hoaks atau informasi bohong, ujaran kebencian yang mampu merusak generasi bangsa dan memecah belah persatuan. Deby Puspitaningrum, selaku ketua pelaksana PM mengatakan kebiasaan yang terjadi pada dunia digital, akan memengaruhi sikap dan tindakan jika tidak di kontrol.

“Apalagi terhadap anak-anak, sebagai penerus bangsa. Kita harus bisa mencegah sesuatu buruk yang berpotensi terjadi kepada mereka. Dampaknya akan lebih parah jika saat berselencara pada dunia digital, tidak dibarengi dengan pengetahuan dan kewaspadaan,” kata Deby.

Pengetahuan komunikasi siber bagi anak-anak dan remaja sangat penting, agar mereka bisa terhindar dari segala kejahatan di dunia siber.

“Melalui kegiatan ini diharapkan anak-anak dan remaja khususnya di Rumah Belajar SAPA dapat memanfaatkan
sebaik-baiknya segala manfaat yang timbul dari komunikasi siber dan tidak menyalahgunakannya untuk hal-hal yang kurang baik,” jelasnya.

Kenali kejahatan siber (cyber crime) dan cara mengatasinya

Foto : Anak-anak di Rumah Belajar SAPA 

Pada kegiatan PM ini ada dua narasumber yang memaparkan materi kepada anak-anak di Rumah Belajar SAPA. Pemateri pertama, Dany, menjelaskan secara detail apa saja dampak positif dan negatif dari perkembangan internet. Menurutnya, jika komunikasi siber dimanfaatkan sebaik mungkin, maka bisa menjadi sarana penghubung semua orang dan pusat penyebaran informasi.

“Terlebih sangat terasa sekali manfaatnya di dunia pendidikan ketika pandemi melanda seluruh dunia dan dunia pendidikan dipaksa berkenalan dan membiasakan diri untuk melakukan pembelajaran jarak jauh (daring),” paparnya.

Sementara itu, Priatna, selaku pemateri kedua menerangkan tentang cara meminimalisir kejahatan cyber. Priatna memaparkan beberapa hal yang harus dilakukan untuk menghindarinya. Antara lain, menghindari penggunaan software bajakan yang berpotensi mencuri dan merusak data.

Baca juga : Explore UMKM, Peserta BSI Explore Kunjungi Usaha Rumah Bordir di Tasikmalaya

“Selanjutnya jangan mudah percaya, selalu waspada, dan jangan mudah percaya pada seseorang yang baru saja dikenal. Jangan bagikan data informasi pribadi seperti mengupload segala sesuatu terkait dengan data diri dan informasi pribadi ke media sosial dan jangan gunakan kata sandi untuk semua akun karena mudah ditebak oleh pelaku yang mengincar akun media sosial dan akun lainnya,” paparnya.

Kegiatan PM kali ini dihadiri oleh Deby Puspitaningrum, Sari Ekowati, Priatna, Dany, dibantu oleh dua mahasiswa Universitas BSI, yakni Dinda Putri Aprilia dan Rayi Yuniartika.(MKU)

Leave A Reply

Your email address will not be published.