Universitas BSI Lakukan Studi Banding ke Fakultas Teknik Universitas Gadjah Mada

0 203

Yogyakarta, BSINews — Fakultas Teknik dan Informatika, Kampus Digital Kreatif Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sukses melakukan kegiatan Studi Banding ke Fakultas Teknik (FT) Universitas Gadjah Mada (UGM). Bertempat di Multifunction Room 1 lantai 3, Gedung Prof. Roosseno SGLC FT UGM, studi banding dilakukan pada Selasa (28/3/2023).

Baca juga : Universitas BSI Lakukan Studi Banding ke Fakultas Ekonomi & Bisnis Universitas Airlangga

Kegiatan ini diikuti oleh Diah Puspitasari selaku Wakil Rektor I Bidang Akademik, Dr Didi Rosiyadi selaku Dekan Fakultas Teknik dan Informatika, Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Dr. Ani Wijayanti, Kepala Badan Penjaminan Mutu dan Akreditasi Lita Sari Marita, Kepala Pusat Penjamin Mutu Suparni serta beberapa ketua program studi Universitas BSI.

Sementara itu, UGM diwakili oleh Dekan Fakultas Teknik Prof. Ir. Selo, Wakil Dekan Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan Dr. Ir. Sugeng Sapto Surjono, Manajer Layanan Jaminan Mutu & Kemahasiswaan Dr. Ahmad Nasikun, Kepala Kantor Administrasi Nawawi, Kepala Seksi Akademik & Kemahasiswaan Rita Kurniawaty, Humas UGM, Franky Argus Adiwena dan Staf Penjaminan Mutu, Nuning Herawati.

Universitas BSI Lakukan Studi Banding ke UGM

Diah Puspitasari mengungkapkan agenda kunjungan studi banding ini yakni pengelolaan fakultas atau program studi, benchmarking desain kurikulum program studi, dan sistem penjaminan mutu internal.

“Sungguh kami bersuka cita hari ini atas perkenannya UGM untuk menerima tim dari Universitas BSI dalam rangka studi banding dan kiranya forum ini menjadi forum yang penuh berkah bisa saling menguatkan kedua institusi. Mohon ijin kami berada disini untuk mendapatkan penguatan juga, kekayaan wawasan yang memang sudah terbangun sangat luar biasa di UGM ini sebagai salah satu Universitas panutan di Indonesia,” ungkap Diah dalam keterangan rilis, Kamis (30/3/2023).

Ia menambahkan, tujuan dari kunjungan studi banding ini adalah berfokus pada desain kurikulum juga penjaminan mutu serta tracer study. Awalnya Universitas BSI merupakan penyatuan dari 21 perguruan tinggi, sehingga ada 18 akademi dibawah Yayasan BSI, kemudian ada 3 perguruan tinggi yang kemudian terbentuklah menjadi Universitas BSI pada tanggal 8 September 2018.

“Sehingga pada tahun ini, sudah masuk tahun ke-4 Universitas BSI berjaya, tentunya banyak hal yang harus kami lakukan untuk bisa beradaptasi dengan masifnya dunia pendidikan juga masifnya kebijakan. Jadi kami harus banyak melakukan percepatan untuk bisa menguatkan Universitas BSI di ranah pendidikan ini. Semoga melalui kegiatan studi banding ini, kedua institusi ini bisa terus bekerjasama dan meningkatkan kerjasamanya dan meningkatkan rekam jejak untuk kemajuan pendidikan di Indonesia,” imbuhnya.

Baca juga : Universitas BSI Lakukan Studi Banding Ke Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Fisipol) Universitas Gadjah Mada

Menanggapi hal ini, Prof Ir Selo menjelaskan terkait prosedur dan cara kerja yang selama ini diterapkan di Universitas Gadjah Mada.

“Kita selalu berpikir bahwa perubahan itu akan selalu ada yang kita lakukan adalah beradaptasi terhadap perubahan itu. Oleh karena itu kita berpikir tentang bagaimana membuat prosedur, cara kerja yang makin efisien, makin efektif dengan mengandalkan teknologi informasi dan komunikasi. Upaya kita menggunakan teknologi untuk membuat pengelolaan yang lebih transparan,” tutupnya. (LAG)

Leave A Reply

Your email address will not be published.