Prodi Rekayasa Perangkat Lunak Universitas BSI Lakukan Pembekalan Sertifikasi Kompetensi Program Analyst

0 36

BSINews, Jakarta – Prodi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sukses mengadakan sebuah workshop pembekalan sertifikasi kompetensi program analyst secara daring menggunakan aplikasi zoom meeting, Jumat (23/6).

Kegiatan workshop tersebut bertujuan untuk memberikan pembekalan kepada mahasiswa agar dapat mengikuti Sertifikasi Kompetensi Program Analyst, dengan menghadirkan Kaprodi Rekayasa Perangkat Lunak (RPL) Universitas BSI, Ahmad Setiadi dan narasumber dari LSP Universitas BSI, Rachmat Hidayat.

Baca Juga : Program Studi Ilmu Komputer Universitas BSI Sukses Gelar Pembekalan Sertifikasi Cisco CCNA

Rachmat Hidayat, selaku narasumber dalam workshop tersebut membahas tentang tahapan- tahapan dalam proses sertifikasi kompetensi program analysist. Ia menjelaskan, bahwa sertifikasi ini melibatkan beberapa tahapan, baik dalam hal persyaratan berkas maupun pengetahuan tentang program analyst itu sendiri.

“Salah satu tahapan sertifikasi tersebut mengharuskan peserta untuk mempertanggungjawabkan proyek yang telah mereka buat,” jelas Rachmat dalam keterangan tertulis, Senin (26/6).

Sementara itu, Ahmad Setiadi sebagai Kaprodi Rekayasa Perangkat Lunak memberikan motivasi dan apresiasi kepada peserta agar dapat lulus dalam sertifikasi ini.

“Workshop ini dapat memberikan pengetahuan dan pembekalan materi kepada peserta agar mereka dapat mengikuti sertifikasi kompetensi program analyst yang diselenggarakan oleh Prodi RPL bekerja sama dengan LSP BSI,” ungkap Setiadi.

Ia berharap bahwa melalui workshop ini, mahasiswa Prodi RPL di Universitas BSI dapat lebih mudah dalam mengikuti sertifikasi kompetensi program analyst tersebut.

Baca Juga : Perluas Kemampuan Bidang Administrasi Prodi Administrasi Bisnis Unversitas BSI Ikuti Pembekalan Sertifikasi Kompetensi

“Semoga dengan kegiatan ini dapat membantu mahasiswa dalam mengikuti sertifikasi kompetensi program analyst nanti, dan peserta tidak mengalami kesulitan dalam sertifikasi kompetensi program analyst dan dapat meningkatkan wawasan serta pengetahuan mereka,” pungkas Setiadi.

Leave A Reply

Your email address will not be published.