Melalui Praktisi Mengajar Mahasiswa Prodi Sistem Informasi Akuntansi Siap Terjun di dunia Karier

0 62

Karawang, BSINews–Praktisi Mengajar merupakan program yang diinisiasi oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia agar lulusan perguruan tinggi lebih siap untuk masuk ke dunia kerja.

Program ini mendorong kolaborasi aktif praktisi ahli dengan dosen juara agar tercipta pertukaran ilmu dan keahlian yang mendalam dan bermakna antar sivitas akademika di perguruan tinggi dan profesional di dunia kerja.

Baca juga: Tambah Pengetahuan Riset dan Penelitian yang Aktual Melalui Program Praktisi Mengajar

Praktisi Mengajar

Kolaborasi ini dilakukan dalam mata kuliah yang disampaikan di ruang kelas baik secara luring maupun daring.

Dalam menyikapi persaingan SDM di dunia industry 5.0, ketua program studi Sistem Informasi Akuntansi  Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) Kampus Karawang, Dede firmansyah menuturkan perlu adanya materi pengalaman berbasis kolaborasi industri yakni praktisi industri.

“Praktisi industri ini mampu memberikan materi dan praktik pada sesi perkuliahan di beberapa pertemuan, sehingga mahasiswa dapat memahami kondisi dan realita dalam memecahkan masalah yang ada saat ini,” katanya dalam rilis yang diterima, Kamis (13/7).

Program praktisi mengajar saat ini, ungkapnya sedang berlangsung selama satu semester dengan jumlah jam pertemuan kolaborasi maksimal adalah 12 jam secara luring.

“Pada prodi Sistem Informasi Akuntansi Universitas BSI Kampus karawang memiliki 1 kelas kolaborasi antara praktisi dan dosen pengampu pada matakuliah praktikum Aplikasi Komputer Akuntansi, hal ini untuk memberikan pengalaman kepada mahasiswa dalam mengelola laporan keuangan pada perusahaan,” terangnya.

Baca juga: Mengikuti Program Praktisi Mengajar, Mahasiswa Prodi Perhotelan Siap Hadapi Tantangan Industri Hospitality yang Kompetitif

Dede menambahkan, Universitas BSI Kampus Karawang berpotensi memiliki Dosen praktisi yang handal dan kompeten.

“Sebab wilayang Karawang termasuk 5 wilayah industri terbesar di Indonesia sehingga kesempatan berkolaborasi dengan beberapa matakuliah lainnya bisa dilaksanakan dan tentunya mahasiswa akan memiliki pengalaman yang cukup tentang dunia industri yang sebenarnya,” tutupnya. (UMF)

Leave A Reply

Your email address will not be published.