Universitas BSI Kampus Cikampek Dukung SMKN 1 Patokbeusi Dalam Event Bulan Bahasa

0 3

Cikampek, BSINews — Kampus Digital Kreatif Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Cikampek sukses menghadiri Uji Kompetensi Media Promosi dalam Event peringatan Bulan Bahasa. Kegiatan ini diselenggarakan oleh SMKN 1 Patokbeusi, Subang, pada Senin (30/10/2023).

Baca juga : Universitas BSI Kampus Cikampek Hadiri Sosialisasi Perguruan Tinggi Swasta SMKN 1 Cikampek

Mohammad Syamsul Azis selaku kepala kampus Universitas BSI kampus Cikampek mengatakan tujuan Universitas BSI menghadiri kegiatan tersebut adalah mendukung atau lebih dikenal dengan istilah Support and join event.

“Adapun Support BSI diantaranya BSI memberikan hadiah-hadiah menarik kepada para juara lomba dan tentunya memberikan surprise juga kepada siswa-siswi yang lainnya saat Universitas BSI memberikan kuis,” kata Azis dalam keterangan rilis.

Universitas BSI Dukung SMKN 1 Patokbeusi Dalam Event Bulan Bahasa

Tidak hanya itu, Universitas BSI juga support terkait beberapa publikasi dan dokumentasi di SMKN 1 Patokbeusi. Selain itu SMKN 1 Patokbeusi juga meminta BSI untuk menjadi juri dalam acara bazar tersebut.

“Tentunya menjadi kebanggan tersendiri bagi Universitas BSI yang telah dipercaya oleh pihak sekolah untuk menjadi juri yang merupakan bagian dari kepanitian pada event tersebut,” imbuhnya.

Bulan Bahasa dan Sastra adalah peringatan yang dilakukan setiap bulan Oktober setiap tahunnya di Indonesia untuk mengingat sejarah kelahiran bahasa Indonesia.

Sementara itu, Amrih selaku Kepala Sekolah SMKN 1 Patokbeusi mengatakan bahwa event Bulan Bahasa ini terdiri dari berbagai kegiatan, diantaranya bazar, membaca cerita dongeng, membaca puisi, dan menulis surat. Kegiatan tersebut di ikuti oleh perwakilan siswa/siswi dari masing – masing kelas.

Baca juga : Universitas BSI Kampus Cikampek Hadiri Sosialisasi Perguruan Tinggi Swasta SMKN 1 Cikampek

“Dengan diadakannya acara peringatan Bulan Bahasa kami berharap siswa/siswi dapat menggunakan Bahasa Indonesia dengan baik, meskipun begitu peran bahasa daerah tetap tidak boleh ditinggalkan. Karena bagaimanapun bahasa daerah merupakan pembentuk nilai-nilai ke-Indonesia,” tutupnya. (LAG)

Leave A Reply

Your email address will not be published.