Program Studi Administrasi Perkantoran Universitas BSI Berikan Pelatihan Kearsipan 

0 32

BSINews, Bekasi – Program Studi Administrasi Perkantoran Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sukses menyelenggarakan kegiatan Workshop Kearsipan, Rabu (20/12) berlokasi di Universitas BSI kampus Jatiwaringin, Jl. Raya Jatiwaringin No.18, RT.009/RW.005, Jaticempaka, Kec. Pd. Gede, Bekasi. 

Kegiatan yang bertajuk “Pengelolaan Arsip Digital dan Dokumentasi Multimedia” ini, menghadirkan Shinta yang merupakan  Wulandari selaku Direktur PT Supportindo Prima Mandiri, dengan memaparkan proses mengelola arsip.

Baca Juga : Workshop Pengelolaan Administrasi Kearsipan Bagi Karang Taruna

Shinta mengatakan bahwa dalam mengelola arsip harus menerapkan 5R yakni antaranya Ringkas, Rapi, Resik, Rawat dan Rajin. 

“Ringkas berarti mampu membedakan barang atau peralatan dengan pemberian label seperti peralatan dalam kondisi siap dipakai warna hijau, dalam perbaikan warna kuning, rusak atau barang yang sudah tidak dipakai dengan warna merah. Rapi yakni menentukan tata letak yang tertera dan tertata rapi sehingga mudah menemukan barang serta untuk menghindari resiko bahaya. Resik berarti pembersihan, yakni menghilangkan semua sampah, kotoran dan barang yang berserakan. Rawat berarti memelihara barang dengan teratur, rapi dan bersih. Dan terakhir yaitu rajin yakni melakukan sesuatu yang benar sebagai kebiasaan,” ujar Shinta dalam keterangan tertulis, Rabu (20/12).

Sementara itu, Astrilyana salah satu perwakilan dosen dari Prodi Administrasi Perkantoran dalam paparannya menjelaskan, bahwa kegiatan  workshop kearsiapan ini merupakan kegiatan yang memberikan penggambaran yang nyata bagaimana mengelola arsip digital dan dokumentasi multimedia yang menjadi tren saat ini. 

“Kegiatan ini akan memberikan pengalaman bagi mahasiswa terkait pengelolaan arsip di era digitalisasi saat ini dengan narasumber dalam hal ini Ibu”, ujar Astrilyana dalam sambutannya. 

Baca Juga : Bantu Pencarian Arsip Mahasiswa Universitas BSI Ciptakan Aplikasi untuk Kearsipan LIPI Bogor

Shinta mengungkapkan, bahwa setiap arsip bisa membantu ingatan seseorang mengenai sebuah naskah tertentu. 

“Sebagai sumber dokumentasi, arsip dapat digunakan pemimpin organisasi dalam mengambil keputusan dengan tepat mengenai masalah yang dihadapi, juga sebagai bukti resmi pertanggung jawaban penyelenggaraan administrasi”, tandas Shinta.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.