Universitas BSI, Bangun Talenta Digital Melalui Transformasi Digital

0 49

Jakarta, BSINews–Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) mengadakan seminar tentang percepatan transformasi digital dan peningkatan kemampuan talenta digital pada Selasa (19/12/2023). Seminar ini diikuti oleh mahasiswa prodi Sistem Informasi, Teknologi Informasi, Rekayasa Perangkat Lunak, Teknik Elektro dan Teknik Industri dan juga dihadiri Sriyadi selaku Kaprodi sistem informasi.

Seminar ini menampilkan dua pembicara, yaitu Agung Wibowo, Kaprodi Sistem Informasi PSDKU Sukabumi, yang berpartisipasi secara virtual, dan Muhammad Abdul Azis, Trainer Teknis dan Fungsional PT Jidoka System Indonesia, yang hadir secara langsung di tempat seminar. Dalam seminar ini, kegiatan acara dipandu oleh Tika Adilah sebagai moderator.

Baca juga: Universitas BSI Gelar Pembekalan Sertifikasi Network Administrator Madya Untuk Mahasiswa Teknologi Informasi

Universitas BSI, Bangun Talenta Digital

Agung Wibowo, dalam sambutannya menyoroti kebutuhan bagi mahasiswa Universitas BSI untuk belajar tentang teknologi terkini, seperti cloud computing, big data, kecerdasan buatan, internet of things, dan lainnya. Ia juga menyarankan agar mahasiswa mengembangkan soft skill yang baik, seperti kemampuan komunikasi, kerjasama, kreativitas, dan berpikir kritis.

Muhammad Abdul Azis, dalam presentasinya, membahas tentang transformasi digital dan implikasinya bagi dunia kerja dan bisnis. Menurutnya, transformasi digital adalah perubahan yang terkait dengan penggunaan teknologi digital di semua aspek kehidupan masyarakat.

“Dalam konteks bisnis, transformasi digital biasanya digunakan untuk meningkatkan efisiensi operasional, inovasi, daya saing, pangsa pasar, peluang pendapatan, dan kepuasan pelanggan,” katanya.

Saat ini, ujarnya Indonesia memiliki pertumbuhan digitalisasi tercepat di dunia dan mendominasi pangsa pasar ekonomi digital di Asia Tenggara.

“Ini menunjukkan bahwa ekonomi digital di Indonesia memiliki potensi besar dan memberikan banyak peluang bagi talenta digital,” tandasnya.

Oleh karena itu, tegasnya mahasiswa harus mampu beradaptasi dengan mempersenjatai diri dengan hard skill dan soft skill yang relevan.

“Sejumlah organisasi menghargai kombinasi dari kedua peran ini, dan pilihan antara menjadi spesialis atau generalis seringkali bergantung pada konteks dan strategi bisnis. Seorang profesional juga bisa menjadi spesialis dalam satu fase karier dan kemudian berubah menjadi generalis saat memasuki fase berikutnya. Kombinasi keterampilan ini dapat meningkatkan adaptabilitas dan nilai seorang profesional di pasar kerja,” kata Muhammad.

Baca juga: Universitas BSI Menuju Kampus Digital Kreatif Unggul, Optimalkan Tindak Lanjut Temuan AMI Siklus 5 Lewat Rapat Tinjauan Manajemen

Seminar tentang percepatan transformasi digital dan peningkatan kemampuan talenta digital telah berjalan dengan lancar dan penuh semangat. Peserta seminar diberikan kesempatan untuk mengajukan pertanyaan dan berdialog dengan pembicara mengenai topik yang dibahas.

“Percepatan transformasi digital dan peningkatan kemampuan talenta digital yang diselenggarakan oleh Universitas BSI adalah manifestasi dari dedikasi Universitas BSI untuk menciptakan lulusan yang unggul dan siap menghadapi tantangan era digital. Universitas BSI terus melakukan inovasi dan kerjasama dengan berbagai entitas untuk menyediakan layanan pendidikan terbaik untuk para mahasiswanya,” jelasnya. (UMF)

Leave A Reply

Your email address will not be published.