Prodi Ilmu Komunikasi Universitas BSI Gelar Workshop Produksi Film Pendek

0 37

Jakarta, BSINews — Program Studi (prod) Ilmu Komunikasi (Prodi Ilkom) Kampus Digital Kreatif Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sukses menggelar workshop Produksi Film Pendek bagi mahasiswa semester 4 (Empat) peminatan Digital Broadcasting.

Baca juga : Sukses Besar! Universitas BSI Gelar Festival Film Pendek ‘Save Our Sosmed 2023’

Workshop ini diselenggarakan dalam 3 tahapan, tahap pertama pembekalan teori tentang Produksi Film, Pitching Forum, dan Produksi Film Pendek. Acara ini digelar mulai dari tanggal 22 Desember 2023 dan berakhir pada hari Minggu, 6 Januari 2024, bertempat di Universitas BSI kampus Pemuda dan Studio Halte Moencrat.

Kegiatan ini merupakan ajang praktek bagi mahasiswa semester peminatan Digital Public Relations. Hadir sebagai pengajar dalam kegiatan tersebut adalah Hengky Christiawan dari Karnos Film dan Anton Magaski dari Halte Moencrat.

Anisti selaku Kaprodi Ilmu Komunikasi Universitas BSI mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan ajang penggemblengan mahasiswa dalam produksi film.

Workshop Produksi Film Pendek

“Mahasiswa peminatan Broadcasting harus mampu memproduksi film, mulai dari proses perencanaan atau pra produksi, produksi dan juga sampai tahapan pascaproduksi,” ujar Anisti dalam keterangan rilis, Jumat (12/1/2024).

Sementara itu, Hengky yang turut terlibat dalam kegiatan ini menyambut baik pelatihan produksi film karena kegiatan ini akan mampu mencetak Pembuat Film Indonesia yang handal di masa depan.

“Pelatihan semacam ini sangat bagus sekali ya, karena bisa menjadi ajang regenerasi pembuat film, agar industri film Indonesia lebih maju lagi di masa depan,” jelas Hengky.

Senada, sambutan baik juga diungkapkan oleh Anton Magaski sutradara film pendek Doa Suto.

Baca juga : Merasa Jago Buat Film Pendek, Yuk Ikut Short Movie Sobat BSI Festival 2023

“Ini sih keren banget ya, Gen Z diajarkan cara membuat film yang baik dan benar mulai dari tahapan awal produksi sampai tahapan pasca produksi, mereka digembleng habis habisan agar mampu menghasilkan karya film yang bermutu,” terang Anton. (LAG)

Leave A Reply

Your email address will not be published.