Bantu Para Pengajar Membuat Modul Ajar Berkualitas, Universitas BSI Kampus Cikampek Sukses Gelar Workshop AI

0 98

BSINews, Cikampek – Dalam membantu para  pengajar memahami cara membuat modul ajar berkualitas, Kampus Digital Kreatif Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sukses menyelenggarakan kegiatan workshop bertajuk ‘Tips & Trik Membuat Modul Ajar Berkualitas Dengan Menggunakan Artificial Intelligence’ bertempat di Aula Universitas BSI kampus Cikampek, Jl. Ir. Haji Juanda No.17, Sarimulya, Kec. Kota Baru, Karawang, Jawa Barat, Selasa (27/2). 

Baca Juga : Universitas BSI Kampus Cikampek Sukses Menggelar Campus Recruitment Bersama Mutualplus

Mohammad Syamsul Azis, selaku Kepala Kampus Universitas BSI kampus Cikampek sekaligus narasumber utama menjelaskan bahwa dengan adanya kegiatan ini para pengajar dapat membuat modul ajar yang menarik dan berkualitas. 

“Kegiatan ini menghadirkan beberapa guru dari SMK/SMA/MA sederajat yang berada di wilayah Universitas BSI kampus Cikampek, mereka sangat antusias saat mendapatkan materi oleh narasumber,” ujar Mohmamad Syamsul Azis, dalam keterangan tertulis, Rabu (28/2) . 

Sementara itu, Ninik, selaku Guru dari SMAN 1 Banyusari yang hadir dalam kegiatan workshop tersebut menyampaikan tanggapannya bahwa menurutnya kegiatan workshop AI sangat bermanfaat dalam pendidikan dan menambah pengalaman.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Universitas BSI Kampus Cikampek yang telah mengadakan workshop ini, karena kegiatan ini sangat bermanfaat dan menambah pengalaman tentang penerapan AI yang memiliki kualitas yang baik dan mempunyai  kecerdasan seperti manusia sehingga metode  pembelajarannya dapat lebih mudah dipahami. ,” ungkap Ninik. 

Baca Juga : Universitas BSI Kampus Cikampek Siap Gelar Workshop Tips &Trik Modul Ajar Berkualitas dengan AI

Sementara itu, Nurul Ichsan selaku Asisten Narasumber Workshop AI  membantu memberikan arahan kepada puluhan tamu undangan untuk memberikan pelatihan bagaimana cara kerja tools AI agar dapat digunakan secara efektif.

“Dalam membuat modul ajar perlu beberapa tools, yakni Diffit, MagickPen, dan Scribble Diffusion. Dimana Diffit digunakan untuk membuat materi ajar sekaligus membantu membuatkan soal-soal dan glosarium. MagickPen digunakan untuk membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP), sedangkan Scribble Diffusion digunakan untuk membuat ilustrasi atau gambar-gambar yang dibutuhkan untuk melengkapi bahan ajar yang bisa dibuat dari hasil sketsa dari para penggunanya yang sangat mudah dalam pemakaiannya,” tandas Nurul Ichsan. 

Leave A Reply

Your email address will not be published.