Pentingnya Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Pada Anak Sejak Dini di Panti Yatim Indonesia Rawamangun

0 47

BSINews, Jakarta-Dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) melakukan pengabdian masyarakat di Panti Yatim Indonesia Rawamangun. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan secara tatap muka dengan tema “Pentingnya Menumbuhkan Jiwa Entrepreneur Pada Anak Sejak Dini di Panti Yatim Indonesia Rawamangun”, pada Sabtu (23/03/2024).

Baca Juga: Siap Berkompetisi PKMK 2024, Entrepreneur Center Universitas BSI Terus Dampingi Mahasiswa

Kegiatan ini dilakukan oleh kelompok dosen Universitas BSI yang diketuai Dinar Riftiasari dan tim tutor Hartanti, Chanissa Purwaningrum, serta Angestika Wilandari yang dibantu mahasiswa yaitu Rosina dan Virga Rahayu.

Dinar Riftiasari selaku  ketua, kemudian Chanissa selaku tutor menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan jawaban bagaimana pentingnya pendidikan kewirausahaan pada usia dini.

“Pendidikan kewirausahaan bukan hanya mengajarkan cara berdagang, namun juga mengajarkan sifat kemandirian, kreativitas, dan kepemimpinan,”  kata Chanissa pada  Sabtu (23/03).

Sementara itu, tim tutor Angestika menagtakan bahwa jiwa pengusaha bukan terkait tentang dengan mental menjadi kaya raya, namun lebih ditekankan kepada menumbuhkan pola berpikir yang positif. Pola pikir positif dalam jiwa wirausaha merupakan proses pembelajaran sejak dini. Sehingga timbul kepercayaan diri anak-anak dalam keseharian.

“Contoh pendidikan kewirausahaan adalah adanya acara atau kurikulum market day. Melalui acara tersebut anak-anak akan terbiasa percaya diri, kreatif, dan tidak takut untuk berinteraksi dengan masyarakat luas,” jelasnya.

Selain itu, Sauqi selaku salah satu peserta merasa sangat senang serta terbantu dengan adanya kegiatan pelatihan ini, serta berharap kegiatan serupa dapat sering dilaksanakan.  Seperti yang diungkapkan oleh perwakilan peserta, mengaku mempunyai cita-cita untuk menjadi pengusaha di kemudian hari.

Baca Juga: Entrepreneur Fair, Ajang Mahasiswa Tunjukkan Kreativitas dan Kemampuan Wirausaha

“Ternyata mental pengusaha itu bukan mau cepat menjadi kaya raya, namun bagaimana menjadi bersikap positif dalam keseharian,” ungkapnya.(RDX)

Leave A Reply

Your email address will not be published.