Ciptakan Konten Kreatif dan Inovatif, Dosen Universitas BSI Pontianak Kembangkan Kreativitas Anak-anak Panti Asuhan Al Adabiy

0 5

BSINews, Pontianak — Di tengah arus teknologi yang terus berkembang dengan cepat, dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) kampus Pontianak kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan kreativitas dan inovasi di kalangan anak-anak panti asuhan. Melalui kegiatan Pengabdian Masyarakat, berupa Pelatihan Desain Grafis Berbasis Artificial Intelligence, para dosen mengajak anak-anak Panti Asuhan Al Adabiy  menciptakan konten kreatif yang inovatif, pada Rabu (3/4/2024).

Kelompok dosen Universitas BSI kampus Pontianak yang melaksanakan kegiatan ini yakni Weiskhy Steven Dharmawan sebagai ketua pelaksana, Muhamad Syarif, Deni Risdiansyah, Yanto, Ria Lupita Lestari, Ransiskus Ricky sebagai tutor dan Nila Hardi sebagai anggota tutor, turut berpartisipasi mahasiswa yakni Hadist Danial Gibran.

Weiskhy Steven Dharmawan, selaku ketua pelaksana kegiatan, menyatakan bahwa acara ini bertujuan untuk memberikan keterampilan baru kepada anak-anak yatim piatu yang diasuh oleh yayasan tersebut, sehingga mereka dapat bersaing dan berkontribusi dalam dunia digital yang terus berkembang.

Baca juga : Berbagi Ilmu AI, Universitas BSI Kampus Pontianak Gelar Workshop di Panti Asuhan Al-Adabiy

“Kegiatan pelatihan ini menarik minat peserta dari kalangan santriwati yatim piatu dhuafa yang antusias untuk belajar. Dibimbing oleh para dosen Universitas BSI yang ahli dalam desain grafis dan pengembangan AI, para peserta diajak untuk memahami konsep dasar desain grafis serta mengaplikasikan teknologi AI dalam menciptakan karya-karya kreatif mereka,” jelas Weiskhy.

Weiskhy Steven Dharmawan menyatakan keyakinannya bahwa investasi dalam pendidikan dan pengembangan keterampilan bagi anak-anak yatim piatu adalah langkah yang sangat penting untuk memberikan kesempatan yang adil dan setara bagi semua anak. “Saya percaya bahwa investasi dalam pendidikan dan pengembangan keterampilan bagi anak-anak yatim piatu merupakan langkah yang sangat penting dalam memberikan kesempatan yang adil dan setara bagi semua anak,” ungkap Weiskhy.

Kembangkan Kreativitas Dengan Konten Kreatif dan Inovatif

Melalui pelatihan ini, Weiskhy berharap dapat membantu mereka memperluas wawasan dan meningkatkan keterampilan yang dapat mereka gunakan untuk menciptakan masa depan yang lebih cerah. “Dengan pelaksanaan pelatihan ini, Universitas BSI memberikan bukti nyata tentang komitmennya memberdayakan anak-anak yatim piatu dhuafa melalui pendidikan yang inovatif dan relevan dengan perkembangan zaman. Semoga inisiatif seperti ini dapat menjadi contoh bagi lembaga lain dalam memberikan kesempatan yang sama bagi anak-anak yatim piatu untuk meraih mimpi mereka melalui penguasaan teknologi dan keterampilan yang relevan,” harap Weiskhy.

Dalam sambutannya, Weiskhy juga menekankan bahwa pelatihan ini bukan hanya tentang memberikan pengetahuan, tetapi juga tentang membangun rasa percaya diri dan kemandirian pada anak-anak yatim piatu. Ia berharap bahwa keterampilan yang mereka peroleh tidak hanya bermanfaat dalam jangka pendek, tetapi juga menjadi fondasi yang kuat untuk masa depan mereka. Dengan pelatihan yang berfokus pada desain grafis dan teknologi AI, anak-anak ini diharapkan mampu bersaing di era digital yang semakin maju dan kompleks.

Sementara itu, Aidil Saputra, salah satu peserta pelatihan, mengungkapkan rasa senangnya bisa belajar tentang desain grafis dan teknologi AI. “Saya sangat bersyukur atas kesempatan ini. Ilmu yang saya dapatkan sangat bermanfaat untuk masa depan,” tuturnya dengan antusias. Aidil menambahkan bahwa pengalaman belajar ini tidak hanya memberikan pengetahuan teknis, tetapi juga membuka matanya terhadap berbagai peluang yang ada di dunia digital.

Baca juga : Universitas BSI Kampus Pontianak Gelar Berbagi Sesama Insan di Panti Asuhan Al-Adabiy Pontianak

Aidil berharap bisa menerapkan ilmu yang didapatnya untuk membantu orang lain dan berkontribusi pada masyarakat. “Saya ingin menggunakan keterampilan ini untuk membuat proyek-proyek yang bermanfaat dan menginspirasi anak-anak lain di lingkungan saya,” tambahnya. Dengan semangat yang tinggi, Aidil dan teman-temannya menunjukkan bahwa dengan dukungan dan pendidikan yang tepat, mereka mampu meraih mimpi dan menjadi agen perubahan di masa depan.

Melalui pelatihan ini, Universitas BSI menunjukkan komitmen yang kuat dalam mendukung pendidikan dan pengembangan anak-anak yatim piatu dhuafa, memberikan mereka alat dan kesempatan untuk sukses di dunia digital. Semoga program ini menjadi inspirasi bagi lebih banyak lembaga untuk melakukan hal serupa, sehingga semakin banyak anak-anak yatim piatu yang dapat mengakses pendidikan dan keterampilan yang mereka butuhkan untuk mengubah hidup mereka dan dunia di sekitar mereka.

Leave A Reply

Your email address will not be published.