Sosialisasi Prinsip Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development) Aspek Ekonomi, Sosial dan Lingkungan Pada Kelompok Program Kampung Iklim (Pro Klim) Bumiku Satu Tangerang
BSINews, Tangerang — Dosen dari Program Studi Manajemen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) telah sukses mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat di kelompok program Kampung Iklim (Pro Klim) di Kelurahan Gaga, Kecamatan Larangan, Kota Tangerang pada Minggu (12/5/2024).
Pelatihan ini bertujuan untuk mensosialisasikan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, dengan fokus pada aspek ekonomi, sosial, dan lingkungan kepada kelompok Pro Klim.
Tim dosen yang terlibat dalam kegiatan ini dipimpin oleh Moehammad Shadiq Helmy dan didukung oleh tim tutor terdiri dari Viani Naufalia, Angestika Wilandari, serta Vicky Windasari. Mereka dibantu oleh mahasiswa Zevanya Natalia dan Shindu sebagai tim pendukung.
Baca juga : Dosen Universitas BSI Berikan Pelatihan Dasar Laravel untuk Web Developer Pemula
Dibuka dengan sambutan dari Moehammad Shadiq Helmy sebagai ketua, kemudian Viani Naufalia selaku tutor menjelaskan bahwa kegiatan pelatihan ini merupakan sosialisasi mengenai prinsip-prinsip dasar pembangunan berkelanjutan yang menekankan pada aspek ekonomi, sosial dan lingkungan yang ketiganya saling bersinergi dalam upaya membentuk program yang terus-menerus berkesinambungan dan berkelanjutan jangka panjang.
Sosialisasi Prinsip Pembangunan Berkelanjutan
“Peran serta masyarakat juga harus didukung oleh kebijakan publik oleh berbagai instansi pemerintah yang berhubungan dalam penanganan isu perubahan iklim. Pembahasan diperlukan juga untuk melihat peran berbagai institusi dan bagaimana koordinasi dan sinergi yang diharapkan.” kata Angestika, Minggu (12/5/2024).
Ditambahkan oleh tim tutor Vicky, unsur ekonomi diukur dari meningkatnya taraf hidup masyarakat melalui prinsip ketahanan pangan dan pemanfaatan barang-barang bekas yang masih dapat didaur ulang, penggunaan energi baru dan penghematan energi. Unsur sosial diukur dari partisipasi masyarakat yang dilibatkan dalam setiap kegiatan sementara unsur lingkungan diukur dari adaptasi dan mitigasi perubahan iklim melalui dukungan berkelanjutan.
“Dengan kegiatan sharing bersama pengurus dan anggota Pro Klim serta warga sekitar dapat membantu visi misi mereka sesuai dengan prinsip sustainable development agar setiap program dapat dilaksanakan secara berkelanjutan” ungkap Shadiq Helmy.
Sementara itu, peserta merasa sangat antusias serta lebih memahami dengan adanya kegiatan sosialisasi ini, serta berharap kegiatan serupa dapat sering dilaksanakan. Seperti yang diungkapkan oleh perwakilan peserta, mengaku kegiatan ini menambah wawasan dan pengetahuan baginya, akan prinsip pembangunan berkelanjutan yang saat ini sering digaungkan pemerintah. Bermanfaat sekali, dan sangat jelas” kata salah satu peserta Pro Klim. (LAG)