Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Universitas BSI Gelar Pelatihan Komunikasi Whatsapp
BSINews, Jakarta- Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas BSI ( Bina Sarana Informatika) sukses menggelar kegiatan Pengabdian Masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan komunikasi ibu-ibu di Kampung Lio, Jakarta Timur.
Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 4 Mei 2024 dan diikuti oleh anggota PKK Kampung Lio. Pelatihan berlangsung di Kampung Lio RT 09 RW 04, Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung, Kota Jakarta Timur.
Dengan tema “Pelatihan Keterampilan Berkomunikasi di Media Sosial WhatsApp Sebagai Upaya Meningkatkan Kerukunan bagi Ibu Ibu di Lingkungan Kampung Lio Jakarta Timur” pelatihan ini dipimpin oleh Ketua Pelaksana, Gema Irhamdhika. Acara ini dirancang untuk membantu para ibu rumah tangga dalam mengoptimalkan penggunaan WhatsApp sebagai media komunikasi yang efektif dan harmonis.
Gema Irhamdhika menyatakan, “Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, khususnya dalam meningkatkan keterampilan berkomunikasi ibu-ibu di Kampung Lio. Kami berharap pelatihan ini dapat memperkuat hubungan sosial dan kerukunan di lingkungan mereka.”
Dosen Prodi Ilmu Komunikasi Gelar Pelatihan Komunikasi Whatsapp
Pelatihan ini diikuti dengan antusias oleh para peserta yang mendapatkan berbagai teknik praktis untuk berkomunikasi lebih baik melalui WhatsApp, seperti cara menyampaikan informasi dengan sopan, mengelola grup, dan menangani konflik yang mungkin timbul di media sosial.
Salah satu peserta pelatihan, Ketua Dasawisma Nurhayati, memberikan testimoni positifnya, “Pelatihan keterampilan berkomunikasi di media sosial WhatsApp yang diselenggarakan di Kampung Lio Jakarta Timur benar-benar memberikan dampak positif bagi kami, para ibu-ibu di lingkungan ini. Sebagai ibu rumah tangga, saya seringkali merasa kesulitan dalam menyampaikan informasi dan berkomunikasi dengan tetangga dan komunitas sekitar. Namun, setelah mengikuti pelatihan ini, saya belajar banyak teknik dan strategi untuk berkomunikasi secara efektif dan harmonis melalui WhatsApp. Sekarang, saya merasa lebih percaya diri dan mampu berkomunikasi dengan lebih baik."
Dengan pelatihan ini, diharapkan para peserta dapat menerapkan pengetahuan yang mereka peroleh untuk memperkuat hubungan sosial dan kerukunan di lingkungan mereka, serta meningkatkan efektivitas komunikasi sehari-hari. (LAG)