LPPM Universitas BSI Gelar Workshop Peningkatan Tata Kelola Pengelolaan Jurnal Ilmiah Terakreditasi

0 41

BSINews, Jakarta-Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sukses menggelar workshop bertema “Peningkatan Tata Kelola Pengelolaan Jurnal Ilmiah Terakreditasi” pada Jum’at (17/05/2024). Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dan tata kelola jurnal ilmiah yang dikelola oleh para akademisi di lingkungan UBSI, sehingga dapat mencapai standar akreditasi yang lebih tinggi.

Baca Juga: LPPM Universitas BSI Gelar Workshop Peningkatan Mutu Tata Kelola Penerbitan Artikel Ilmiah

Acara diadakan secara hybrid yaitu Luring di Gedung Rektorat UBSI dan daring melalui Zoom Meeting Cloud ini dihadiri oleh dosen, peneliti, dan pengelola jurnal dari berbagai fakultas yang ada di seluruh Universitas BSI.

Workshop ini menghadirkan narasumber yang kompeten di bidang pengelolaan jurnal ilmiah yaitu Busro, seorang pakar pengelolaan jurnal ilmiah terakreditasi pada Pusat Relawan Jurnal Indonesia (RJI), Wakil Rektor Universitas BSI  Diah Puspitasari, serta beberapa anggota pengelolah jurnal Universitas BSI.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor Universitas BSI  Diah Puspitasari menyampaikan Workshop ini memberikan wawasan tentang pengelolaan jurnal ilmiah yang efektif dan berkualitas.

“Workshop ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk meningkatkan kualitas publikasi ilmiah di lingkungan Universitas BSI. Pengelolaan jurnal yang baik dan sesuai standar akreditasi adalah langkah penting untuk memastikan bahwa hasil penelitian kita dapat diakui dan memberikan kontribusi nyata bagi perkembangan ilmu pengetahuan,” jelas Diah.

Sementara itu, Ketua LPPM Universitas BSI Dr. Taufik Baidawi juga memberikan sambutan dengan menekankan pentingnya kolaborasi dan peningkatan kapasitas dalam pengelolaan jurnal.

“Kami berharap melalui workshop ini, para pengelola jurnal di Universitas BSI dapat meningkatkan kemampuan dan pengetahuan mereka dalam mengelola jurnal ilmiah. Ini adalah langkah strategis untuk meningkatkan reputasi dan visibilitas publikasi ilmiah kita di kancah nasional dan internasional,” ujar Taufik.

Selain itu, Busro selaku narasumber menjelas kan Peningkatan tata kelola jurnal ilmiah tidak hanya berkaitan dengan aspek administratif, tetapi juga melibatkan pemahaman mendalam tentang etika publikasi, peer-review, dan pengelolaan manuskrip.

Baca Juga: Tingkatkan Kualitas Jurnal Melalui Workshop Tata Cara Pengajuan Indeksasi Jurnal Pada DOAJ

“Dalam era digital, aksesibilitas jurnal menjadi kunci utama untuk meningkatkan visibilitas dan sitasi. Menggunakan platform digital yang tepat dan memastikan kualitas konten yang diterbitkan dapat membantu jurnal ilmiah mencapai standar akreditasi yang lebih tinggi. Saya akan berbagi pengalaman dan best practices yang dapat diterapkan oleh para pengelola jurnal di Universitas BSI,” tegasnya.(RDX)

.

Leave A Reply

Your email address will not be published.