HIMASI Universitas BSI Kampus Tasikmalaya Sukses Adakan Workshop Mendeley Sebagai Strategi Mudah Hindari Plagiarisme

0 17

BSINews, Tasikmalaya – Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) Kampus Tasikmalaya mengadakan Workshop Mendeley bertajuk ‘Membuat Kutipan dan Daftar Pustaka dengan Mudah Menggunakan Mendeley serta Strategi Menghindari Plagiarisme’ yang dihadiri oleh sekitar puluhan mahasiswa Universitas BSI dari semester 2 dan 4, dengan menghadirkan Ir. Tuti Alawiyah selaku narasumber pada Rabu, (5/6).

Workshop ini merupakan hasil kolaborasi antara Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) dan HIMASI yang bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada peserta tentang cara membuat karya ilmiah yang benar menggunakan aplikasi Mendeley, serta melakukan cek plagiarisme dengan Turnitin.

Baca juga: HIMASI Prodi Sistem Informasi Universitas BSI Kampus Tasikmalaya Gelar Serah Terima Jabatan 2023-2024

Deddy Supriadi selaku Pembina HIMASI Universitas BSI kampus Tasikmalaya, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya kegiatan ini untuk mendukung mahasiswa dalam menyusun makalah, proposal, skripsi, dan tugas lainnya.

“Acara workshop ini sangat penting karena berguna bagi seluruh mahasiswa, tanpa memandang semester berapa mereka berada. Workshop ini bermanfaat untuk penyusunan makalah, proposal, dan berbagai tugas lainnya. Kegiatan ini lebih efektif karena bukan hanya berupa seminar, tetapi juga mencakup praktik langsung,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, peserta diberikan penjelasan komprehensif mengenai penggunaan aplikasi Mendeley Reference Manager dan pengecekan plagiarisme dengan Turnitin. Mereka belajar menginstal aplikasi Mendeley, membuat referensi artikel, menambah library, serta membuat sitasi dan daftar pustaka. Selain itu, pembahasan mengenai cek plagiarisme menggunakan Turnitin juga diberikan untuk memastikan tingkat orisinalitas tulisan.

Ir. Tuti Alawiyah selaku narasumber, menekankan pentingnya mencantumkan sumber referensi yang digunakan dalam karya ilmiah untuk menghindari plagiarisme. Dengan penggunaan Mendeley Reference Manager, referensi yang kita gunakan akan otomatis disinkronkan dengan bibliografi yang ada di daftar pustaka.

“Kita harus memastikan bahwa karya ilmiah kita bebas dari plagiarisme dengan mencantumkan sumber referensi yang kita gunakan, karena jika tidak, kita termasuk ke dalam kategori orang yang melakukan plagiarisme,” jelas Tuti.

Sementara itu, Deddy menjelaskan, workshop ini memberikan banyak manfaat bagi mahasiswa, terutama dalam hal peningkatan kualitas penulisan akademik. Melalui kegiatan ini, mahasiswa diajarkan untuk tidak hanya memahami teknik penulisan yang benar, tetapi juga untuk menghargai karya orang lain dengan mencantumkan sumber referensi yang digunakan.

“Acara ini diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk mengembangkan keterampilan mereka dalam penulisan akademik dan menghindari plagiarisme. Dengan dukungan dari universitas dan berbagai pihak terkait, diharapkan mahasiswa Universitas BSI mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan bebas dari plagiarisme,” pungkasnya.

Baca juga: Tingkatkan Kualitas Karya Ilmiah, HIMASI Prodi Sistem Informasi Universitas BSI Kampus Tasikmalaya Gelar Webinar

Ia menjelaskan, workshop Mendeley yang diadakan oleh HIMASI Universitas BSI Kampus Tasikmalaya ini telah sukses memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis kepada mahasiswa dalam membuat kutipan dan daftar pustaka dengan mudah serta strategi menghindari plagiarisme. Kegiatan ini membuktikan komitmen Universitas BSI dalam meningkatkan kualitas akademik dan integritas ilmiah mahasiswa.

“Dengan semangat yang ditunjukkan oleh para peserta, kami yakin bahwa mahasiswa Universitas BSI akan mampu menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas dan bebas dari plagiarisme, sehingga dapat berkontribusi positif bagi dunia akademik dan masyarakat luas,” tandasnya.(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.