Audit Mutu Internal di Program Studi Sastra Inggris Universitas BSI Fokus Evaluasi Standar Pendidikan

0 78

BSINews, Jakarta — Program Studi Sastra Inggris (S1) Fakultas Komunikasi dan Bahasa Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) sukses menggelar Audit Mutu Internal (AMI) pada tanggal 10, 11, dan 17 September 2024. Audit ini bertujuan mengevaluasi keterlaksanaan standar-standar pendidikan di program studi tersebut, dengan menghadirkan Nuzul Imam Fadlilah dan Ahmad Al Kaafi sebagai auditor, serta Agus Priadi bersama timnya sebagai auditee.

Audit ini berfokus pada lima standar utama yang menjadi landasan penyelenggaraan pendidikan, yakni Standar Kompetensi Lulusan, Standar Isi Pembelajaran, Standar Proses Pembelajaran, Standar Penilaian Pembelajaran, serta Standar Integrasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam Pembelajaran.

Auditor Nuzul Imam Fadlilah dan Ahmad Al Kaafi secara rinci mengkaji sejauh mana keterlaksanaan standar-standar tersebut.

Baca juga : Universitas BSI Kampus Pemuda Perkuat Komunikasi dengan Orang Tua Melalui Bincang Kampus Bersama Orang Tua (BKOT)

“Kami menemukan bahwa Standar Kompetensi Lulusan perlu terus dijaga agar lulusan tidak hanya unggul secara akademis, tetapi juga siap menghadapi dinamika dunia kerja,” ujar Nuzul.

Ia juga menambahkan pentingnya memastikan lulusan memiliki kompetensi yang relevan dan dapat diaplikasikan dalam berbagai industri.

Selain itu, Standar Proses Pembelajaran turut menjadi perhatian dalam audit ini. Auditor menilai bahwa proses pembelajaran yang sistematis dan berkelanjutan sangat penting untuk mencapai kompetensi lulusan yang optimal.

Audit Mutu Internal di Program Studi Sastra Inggris Universitas BSI Fokus Evaluasi Standar Pendidikan

“Keterlaksanaan proses pembelajaran yang terstruktur dan konsisten harus terus diupayakan agar setiap mahasiswa mendapatkan pengalaman belajar yang optimal,” jelas Nuzul.

Standar Penilaian Pembelajaran juga dievaluasi untuk memastikan metode penilaian yang diterapkan sesuai dengan capaian pembelajaran yang diharapkan. Ahmad Al Kaafi menekankan pentingnya transparansi dan keadilan dalam penilaian.

“Penilaian harus mencerminkan kemampuan mahasiswa secara akurat dan memberikan umpan balik yang konstruktif,” ujar Ahmad.

Baca juga : Komunitas Breadsos Ikuti Workshop Bahasa Inggris Untuk Tingkatkan Keterampilan Presentasi

Sementara itu, Standar Integrasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) dalam Pembelajaran menjadi salah satu sorotan penting. Integrasi ini dianggap sangat krusial untuk menciptakan lulusan yang tidak hanya memahami teori, tetapi juga mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan nyata dan berkontribusi bagi masyarakat.

Agus Priadi, selaku auditee, mengapresiasi hasil audit ini dan berkomitmen untuk menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan.

“Kami sangat menghargai masukan dari auditor. Ini adalah proses yang penting bagi kami untuk terus memperbaiki dan memastikan setiap standar pendidikan terpenuhi,” ungkap Agus.

Melalui audit ini, Program Studi Sastra Inggris di Universitas BSI diharapkan dapat semakin memperkokoh kualitas pendidikan yang diberikan, serta menjamin bahwa lulusannya mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.

Leave A Reply

Your email address will not be published.