Pengabdian Masyarakat Universitas BSI Bersama Ibu PKK Kp Pulo Depok, Dorong UMKM Go Digital
BSINews, Depok — Kelompok pengabdian masyarakat dari Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) berkolaborasi dengan ibu-ibu PKK di Kp. Pulo, Rangkapan Jaya, Pancoran Mas, Depok, menggelar pelatihan bertema “Pembuatan Logo Merk Produk UMKM dengan Aplikasi Gadget” untuk KPM Program Keluarga Harapan (PKH) pada Sabtu, 5 Oktober 2024. Pelatihan ini ditujukan untuk meningkatkan keterampilan pelaku UMKM dalam membuat logo produk yang dapat dioptimalkan sebagai media promosi di platform digital.
Bilgah selaku Ketua kelompok pengabdian menjelaskan, pelatihan ini diharapkan menjadi solusi bagi kendala yang dihadapi para pelaku UMKM lokal, terutama yang berusia di atas 40 tahun.
“Kami menyadari bahwa generasi ibu-ibu PKK mungkin merasa terbatas dalam menggunakan teknologi digital. Namun, kami percaya bahwa dengan panduan yang tepat, mereka akan bisa mengoptimalkan media sosial seperti Instagram dan Facebook untuk promosi produk UMKM,” ujarnya.
Pengabdian Masyarakat Universitas BSI Bersama Ibu PKK Kp Pulo Depok, Dorong UMKM Go Digital
Metode yang digunakan dalam pelatihan ini meliputi penyuluhan, praktik langsung pembuatan logo menggunakan aplikasi gadget, serta cara membuka dan mengelola akun media sosial untuk keperluan pemasaran. Para peserta diberi panduan praktis dalam bentuk buku saku berjudul “Promosi Digital untuk UMKM,” yang memuat langkah-langkah sederhana bagi pengguna pemula. Buku ini berfungsi sebagai referensi harian bagi para peserta agar mereka bisa terus mengembangkan kemampuannya meskipun pelatihan telah usai.
Ketua PKK Kp. Pulo, Rangkapan Jaya, mengungkapkan antusiasmenya terhadap kegiatan ini. “Kami merasa terbantu dengan adanya pelatihan ini. Dengan memahami cara membuat logo dan memanfaatkan media sosial, harapannya produk kami akan semakin dikenal masyarakat luas,” katanya.
Selain penyuluhan dasar, pelatihan ini juga mengajak peserta untuk membuat akun-akun di platform sosial media yang banyak digunakan konsumen, seperti Facebook, Instagram, dan YouTube, guna memasarkan produk UMKM mereka. Salah satu teknik yang diperkenalkan adalah pembuatan video profil sederhana yang memuat informasi produk dan bisa diunggah sebagai konten promosi. Video ini disusun dengan tata letak yang menarik agar dapat menyampaikan cerita produk dan kualitas yang ditawarkan.
“Kami harap pelatihan ini bisa menjadi titik awal bagi para ibu PKK untuk lebih aktif memasarkan produk mereka di dunia digital. Selain itu, langkah ini juga mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat lewat pemberdayaan UMKM,” ujar koordinator kegiatan.
Dalam jangka panjang, kegiatan ini juga diharapkan bisa memicu keterlibatan generasi muda di lingkungan Kp. Pulo agar turut berperan dalam pengelolaan usaha UMKM, mengingat generasi muda cenderung lebih terampil dalam mengoperasikan teknologi digital.
Tim pengabdian Univerisitas BSI akan melakukan monitoring secara berkala untuk mengevaluasi sejauh mana peningkatan keterampilan para pelaku UMKM dalam memanfaatkan media digital sebagai alat promosi.
Dengan adanya inisiatif ini, diharapkan produk-produk UMKM dari Kp. Pulo semakin dikenal dan dapat bersaing secara kompetitif di pasar yang lebih luas.