Dosen Prodi Informatika Universitas BSI Kampus Kota Pontianak Berbagi Pengetahuan Penerapan AI dalam Pembelajaran

0 202

BSINews, Pontianak — Dunia saat ini sudah memasuki era teknologi Artificial Intelligence (AI) atau Kecerdasan Buatan. Segala macam kegiatan, pekerjaan, tugas, pertanyaan, dan lainnya dapat dipermudah dengan bantuan teknologi AI yang mampu berpikir layaknya manusia pada umumnya.

Menyadari hal tersebut, dosen Program Studi (Prodi) Informatika Universitas BSI Kampus Pontianak mengadakan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema “Penerapan Artificial Intelligence dalam Pembelajaran”. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu (7/12) lalu di Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Pontianak yang berlokasi di Jl. Imam Bonjol Gg. Bansir II, Bansir Kota Pontianak.

Peserta yang hadir pada kegiatan ini adalah para guru, guru PPL, dan staf dari Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Pontianak. Kelompok dosen yang melaksanakan kegiatan ini adalah Abdul Latif sebagai ketua tim, Wahyu Nugraha sebagai narasumber, serta Muhammad Ifan Rifani dan Eko Yulianto sebagai anggota.

Baca juga : Dosen Universitas BSI Gelar Pelatihan Pemanfaatan Teknologi Artificial Intelligence Chatbot untuk Pembelajaran Interaktif di Yayasan Bhayangkari

Wahyu Nugraha menjelaskan berbagai hal tentang AI, mulai dari definisi, alasan penggunaan, aplikasi yang tersedia, cara penggunaan, penerapan untuk pembelajaran siswa, hingga cara menggunakan AI dengan bijak.

“AI dapat digunakan untuk mengimpruv proses pembelajaran, seperti melakukan personalisasi pembelajaran. AI mampu mengenali gaya belajar setiap siswa dan menyediakan materi atau metode belajar sesuai tingkat kemampuan mereka. AI juga memberikan pengalaman belajar interaktif melalui simulasi atau permainan yang membuat pembelajaran lebih menarik,” jelas Wahyu.

Dosen Berbagi Pengetahuan Penerapan AI dalam Pembelajaran

“AI juga bisa menjadi pembimbing belajar virtual melalui sistem chatbot AI, memungkinkan siswa belajar kapan saja tanpa batas waktu,” tambahnya. Ia juga menekankan bahwa dari sisi guru, AI dapat meningkatkan efisiensi waktu, misalnya melalui penilaian otomatis yang mengurangi beban kerja guru.

Meski demikian, Wahyu mengingatkan bahwa AI bukan sistem sempurna. Manusia tetap harus menjadi penyaring terhadap informasi yang diberikan oleh AI.

“AI adalah alat pendukung yang membantu meningkatkan efisiensi dan efektivitas pembelajaran. Namun, peran guru tetap penting untuk menjaga aspek emosional dan sosial dalam proses belajar,” tegasnya.

Abdul Latif, ketua kegiatan, menjelaskan bahwa kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah kewajiban seorang dosen setiap semester. “Selain untuk memenuhi kewajiban, kami juga berniat berbagi pengetahuan tentang AI, khususnya dalam penerapannya untuk proses pembelajaran di sekolah,” ucapnya.

Baca juga : Wirausaha Muda di UBSI Kampus Pontianak Siap Tampil di Entrepreneur Fair 2024

Rizky, salah satu peserta kegiatan yang juga staf di Lembaga Pendidikan Ma’arif NU Pontianak, merasa mendapatkan wawasan tambahan tentang AI.

“Harapan saya setelah kegiatan ini, saya dan rekan-rekan dapat menggunakan AI dengan bijak, sesuai keperluan, dan tidak mengandalkan AI secara berlebihan. Seperti yang dijelaskan oleh narasumber, AI masih memerlukan kontrol dari kita sebagai penggunanya,” ungkap Rizky.

Ia juga berharap kegiatan serupa dapat konsisten dilaksanakan oleh Prodi Informatika Universitas BSI Kampus Pontianak, mengingat perkembangan teknologi AI yang begitu pesat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.