Dosen UBSI Pulang Bawa Gelar Doktor, Bukti Kampus Ini Nggak Main-Main Soal Pendidikan

0 166

Semarang, BSINews – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) nggak cuma bikin mahasiswanya unggul, tapi juga dosennya. Salah satu buktinya adalah keberhasilan Dr. Candra Agustina, yang baru saja menyelesaikan studi doktoralnya di Program Studi Doktor Sistem Informasi, Sekolah Pascasarjana Universitas Diponegoro (UNDIP). Dan, ya, keberhasilan ini nggak lepas dari dukungan penuh UBSI yang memang serius ingin meningkatkan kualitas tenaga pendidiknya.

Baca juga: Masa Depan Pariwisata Borobudur: Ketika Machine Learning dan Riset Bermartabat Bersatu

UBSI punya program beasiswa keren buat para dosennya yang pengen lanjut ke jenjang S3. Ini bukan cuma sekadar formalitas, tapi wujud nyata bahwa universitas ini peduli banget sama peningkatan kualitas akademik.

“Semakin banyak dosen bergelar doktor, kualitas pendidikan kita juga semakin meningkat,” ujar Prof. Dr. Ir. Mochamad Wahyudi, Rektor Universitas BSI.

Beasiswa ini bukan cuma buat bantu biaya kuliah, tapi juga jadi motivasi buat dosen-dosen UBSI supaya terus mengembangkan diri. Dosen nggak cuma ngajarin teori di kelas, tapi juga berkontribusi lewat penelitian yang berdampak luas.

Kisah Dr. Candra jadi contoh nyata betapa pentingnya dukungan dari kampus. Dengan semangat tinggi dan fasilitas yang diberikan UBSI, ia sukses menyelesaikan studi doktoralnya dengan hasil yang memuaskan.

“Ini adalah wujud komitmen kami untuk terus mencetak tenaga pendidik yang unggul dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi dunia akademik,” tambah Prof. Wahyudi.

Dengan makin banyak dosen yang bergelar doktor, mahasiswa UBSI juga ikut diuntungkan. Materi yang diajarkan nggak cuma berdasarkan buku teks, tapi juga riset terbaru. Di era digital yang serba cepat ini, pendekatan seperti ini penting banget buat mencetak lulusan yang kompeten dan siap bersaing di dunia kerja.

Baca juga: Tabungan Bayi Tabung Jadi S3, Keajaiban Hadir di Tengah Perjalanan Doktoral

“UBSI membuktikan bahwa pendidikan berkualitas itu harus dimulai dari para pendidiknya. Dukungan penuh untuk studi doktoral adalah investasi jangka panjang yang nggak cuma menguntungkan kampus, tapi juga dunia pendidikan secara umum,” ungkapnya.(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.