Tampil Garang Ukir Prestasi, Mahasiswa UBSI Sapu Medali di Trisula Pencak Silat Championship
BSINews, Jakarta — Di atas matras, mereka bukan sekadar mahasiswa. Mereka adalah para pendekar muda yang tampil garang, beradu strategi, mengukur prestasi dengan keringat dan keberanian. Ajang Trisula Pencak Silat Championship 1, yang digelar pada 8-9 Februari 2025 di GOR PKP Jakarta, menjadi saksi bagaimana pesilat Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) mengukir namanya dengan tinta emas—menyapu medali, menaklukkan tantangan.
Dalam setiap langkah dan sabetan, ada tekad yang menyala. Dalam setiap gerakan, ada cerita yang tertoreh. Muhammad Rafi Fayyaz, mahasiswa Ilmu Komunikasi dari UBSI Kampus BSD, melesat bak kilat, melawan arus kerasnya kompetisi. Dengan ketangkasan yang terasah dan ketenangan yang terpatri, ia berhasil meraih Juara 2 di kategori tanding dewasa kelas D putra.
Mahasiswa UBSI Tampil Garang Sapu Medali di Trisula Pencak Silat Championship
Tak kalah garang, Riski Bayu Setiawan dari UBSI Kampus Cengkareng menjelma sebagai prajurit tangguh di kelas E putra, menembus rintangan demi rintangan hingga menggenggam Juara 2. Ia bertarung dengan api semangat yang tak padam, membuktikan bahwa perjuangan yang tak kenal lelah akan selalu berujung manis.
Di sisi lain, Sintyawati dari UBSI Kampus Cengkareng mengukuhkan namanya di kelas A tanding dewasa putri. Gerakannya lincah, serangannya penuh perhitungan, membawa dirinya ke podium dengan Juara 3 yang penuh kebanggaan.
Miran Saputra, mahasiswa Manajemen dari UBSI Kampus Cengkareng, juga menunjukkan bahwa kekuatan bukan hanya soal otot, tetapi juga tentang ketahanan hati. Bertarung di kelas F putra, ia menampilkan kombinasi strategi dan ketangguhan, memastikan tempatnya sebagai Juara 2.
Baca juga : Alvio Fadly, Mahasiswa UBSI, Mengukir Sejarah di Kejuaraan Dunia Pencak Silat 2024
Astrid Noviriandini, Pembina UKM Pencak Silat Universitas BSI, menyampaikan rasa bangganya atas prestasi ini.
“Mereka tidak hanya berlatih untuk menang, tetapi untuk menjadi lebih kuat, lebih tangguh, lebih baik dari kemarin. Prestasi ini adalah bukti dari kerja keras dan tekad baja. Semoga ini menjadi inspirasi bagi mahasiswa lain untuk terus berkarya dan mengukir prestasi,” ungkap Astrid.
Mereka datang bukan hanya untuk bertanding. Mereka hadir untuk mencetak sejarah. Dan dengan langkah mantap, mahasiswa UBSI siap melangkah lebih jauh, meraih kemenangan yang lebih besar, menuliskan kisah baru di panggung kejayaan.kunci: Trisula Pencak Silat Championship