Antusias Peserta di Seminar Tourism Outlook 2025, Bahas Tantangan Wisatawan di Era Digital

0 102

BSINews, Yogyakarta — Seminar Tourism Outlook 2025 yang berlangsung di Hotel Crystal Lotus Yogyakarta pada Rabu, 19 Februari 2025, menghadirkan diskusi yang interaktif dan penuh antusiasme dari para peserta. Acara ini tidak hanya menghadirkan pemaparan menarik dari para narasumber, tetapi juga membuka ruang diskusi bagi peserta untuk menyampaikan pertanyaan dan pandangan mereka terkait perkembangan industri pariwisata.

Dipandu oleh Dr. Ani Wijayanti selaku Dekan FEB UBSI sebagai moderator, Salah satu momen menarik terjadi ketika Eko Yulianto, perwakilan dari SMA Negeri 1 Depok Sleman, mengangkat isu mengenai kemacetan akibat lonjakan wisatawan serta harga tiket masuk HeHa Sky View, yang dinilai cukup tinggi bagi pelajar.

Peserta Seminar Tourism Outlook 2025, Bahas Tantangan Wisatawan di Era Digital

“Sebagai destinasi populer, HeHa Sky View tentu memiliki daya tarik tersendiri, tetapi bagaimana solusi yang bisa ditawarkan untuk mengatasi kemacetan serta membuat destinasi ini lebih ramah bagi pelajar?” tanyanya.

Menanggapi hal ini, Nurwulan Isnielma, Head of Creative & Innovation HeHa Group, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya menciptakan solusi yang lebih baik, termasuk dalam hal manajemen lalu lintas di sekitar destinasi agar tidak mengganggu kenyamanan wisatawan maupun warga setempat.

“Kami sedang mempertimbangkan berbagai opsi untuk mengurangi kemacetan, termasuk koordinasi lebih lanjut dengan pihak terkait. Selain itu, kami juga melihat adanya potensi program khusus bagi pelajar agar mereka bisa menikmati destinasi kami dengan harga lebih terjangkau,” ujarnya.

Baca juga : HeHa Sky View: Lebih dari Sekadar Destinasi, Komitmen Bangun Pariwisata Berkelanjutan

Ani Wijayanti sukses menjaga jalannya diskusi agar tetap dinamis dan memberikan kesempatan bagi peserta untuk lebih aktif berpartisipasi. Respon positif dari para peserta menunjukkan bahwa isu-isu seputar pariwisata, terutama yang berkaitan dengan aksesibilitas dan inklusivitas, menjadi perhatian utama bagi masyarakat, termasuk generasi muda.

Dengan adanya diskusi yang menarik ini, Seminar Tourism Outlook 2025 tidak hanya menjadi ajang berbagi wawasan, tetapi juga menjadi wadah bagi para peserta untuk menyampaikan gagasan serta mencari solusi atas tantangan yang dihadapi dalam industri pariwisata.

Leave A Reply

Your email address will not be published.