Dosen Kampus Digital Kreatif UBSI Berikan Pengalaman dalam Internet untuk Para Kader Posyandu Apel Paninggilan Utara Ciledug Tangerang
BSINews, Tangerang–Di tengah pesatnya arus informasi di dunia digital, kemampuan memilah dan menggunakan internet secara bijak menjadi kebutuhan penting, khususnya bagi para kader Posyandu yang menjadi ujung tombak pelayanan kesehatan masyarakat. Untuk itu, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) khususnya Program Studi Informatika dan Teknik Elektro menyelenggarakan pelatihan internet sehat, yang berlangsung pada Sabtu, 19 April 2025 di Kantor Kelurahan Paninggilan Utara, yang diikuti oleh para kader posyandu Apel Paninggilan Utara.
Pelatihan ini bertujuan untuk membekali para kader dengan pengetahuan dasar mengenai penggunaan internet yang aman dan bermanfaat, sekaligus membangun kesadaran akan pentingnya literasi digital dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan berlangsung selama satu hari penuh di balai desa dan menghadirkan narasumber dari dosen Universitas Bina Sarana Informatika Program Studi Informatika dan Teknik Elektro yang disampaikan oleh Nanang Nuryadi, merupakan dosen dan praktisi di Bidang IT.
Baca juga: Pelatihan Shopee Affiliate Jadi Sarana UBSI Dorong Kewirausahaan Berbasis Teknologi
Dosen Kampus Digital Kreatif UBSI Berikan Pengalaman dalam Internet
Materi pelatihan mencakup:
- Mengenal potensi dan risiko penggunaan internet
- Tips menggunakan smartphone secara efisien dan aman
- Cara mengenali berita hoaks dan informasi menyesatkan
- Etika berkomunikasi di media sosial
- Pemanfaatan internet untuk edukasi kesehatan masyarakat
Ketua Posyandu Apel, Lestari, menyampaikan pentingnya kegiatan ini untuk meningkatkan kualitas kader dalam menyampaikan informasi yang akurat kepada warga.
“Banyak warga yang sekarang mendapatkan informasi dari media sosial atau grup WhatsApp. Kader harus bisa menjadi sumber informasi yang benar dan bisa dipercaya,” ujarnya dalam rilis yang diterima, Senin (21/4).
Para peserta tampak antusias mengikuti pelatihan. Mereka diajak berdiskusi, berbagi pengalaman, dan praktik langsung menggunakan aplikasi-aplikasi yang menunjang sebagai pengamanan smartphone yang dimiliki oleh para kader posyandu Apel Paninggilan Utara, seperti Pure Web Porn Block dan Website Block untuk memblok situs-stus internet yang menampilkan konten-konten dewasa, Restrict Mode pada Youtube untuk melakukan pensettingan pada aplikasi Youtube agar anak-anak mereka terjaga dari konten-konten dewasa pada aplikasi youtube.
Salah satu peserta, Yuli dari Dusun Apel Timur, mengaku pelatihan ini membuka wawasannya tentang bagaimana melakukan penggunaan internet agar terhindar dari situs atauoun konten-konten yang tidak baik.
Baca juga: Dosen UBSI Kenalkan Kecerdasan Buatan kepada Anak Panti Lewat Pelatihan Interaktif
“Saya baru tahu kalau ada cara mudah untuk cek kebenaran berita. Selama ini saya sering bingung mana info yang benar, mana yang bohong. Sekarang jadi lebih paham,” katanya.
Dengan pelatihan ini, para kader diharapkan tidak hanya mampu menjalankan tugas posyandu secara digital, tetapi juga menjadi agen literasi digital untuk melindungi smartphone mereka dari situs-situs dan koneten-konten yang berbau konten dewasadi lingkungannya masing-masing. Langkah kecil ini menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat desa yang cerdas, sehat, dan bijak dalam melakukan berinternet dengan baik. (UMF)