Nggak Lolos UTBK? Jangan Galau, Ngopi Bareng Tiktok Live UBSI Kampus Pontianak
BSINews, Pontianak — Nggak lolos UTBK? Jangan sedih. Kegagalan di satu jalur bukan berarti akhir dari perjalanan menuju bangku kuliah. Masih banyak kesempatan lain yang bisa dijajaki, dan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak siap menemani langkahmu lewat acara “Ngopi (Ngobrol Kampus) Sore Hari” yang disiarkan langsung melalui TikTok, pada Rabu (28/5).
Ngopi Kampus menghadirkan suasana santai namun penuh makna bersama Dedi Saputra selaku Head of Marketing UBSI kampus Pontianak, serta host Mimin Bella yang membawakan acara dengan gaya asik dan komunikatif.
Nggak Lolos UTBK? Jangan Galau, Ngopi Bareng UBSI Kampus Pontianak
Ir. Eri Bayu Pratama selaku Kepala Kampus UBSI Kampus Pontianak mengatakan bahwa gagal UTBK bukanlah segalanya, karena masa depan tidak ditentukan oleh satu hasil ujian saja. Menurutnya, masih banyak jalan lain yang bisa ditempuh untuk meraih cita-cita, termasuk melanjutkan pendidikan tinggi lewat jalur mandiri di kampus swasta berkualitas.
“Gagal UTBK bukan akhir dari segalanya. Masa depan masih panjang dan terbuka lebar. Yang penting adalah semangat untuk terus mencoba dan tidak berhenti belajar. UBSI hadir sebagai salah satu solusi nyata bagi para siswa yang ingin tetap kuliah dan membangun masa depan,” ungkapnya.
Ia juga menambahkan bahwa UBSI Pontianak membuka pendaftaran mahasiswa baru dengan berbagai kemudahan, termasuk program beasiswa dan pendampingan konsultasi jurusan agar calon mahasiswa bisa memilih program studi yang sesuai dengan minat dan potensi mereka.
Baca juga : Gagal UTBK/SNBP? Tenang, UBSI Kampus Pontianak Beri Beasiswa Hingga 100%
“Lewat acara seperti Ngopi Kampus ini, kami ingin memberi ruang bagi para siswa untuk bertanya, berdiskusi, dan mencari jalan terbaik. Kami percaya bahwa setiap orang punya jalannya masing-masing, dan kami siap membantu mereka menemukannya,” jelasnya.
Dengan semangat membangun generasi muda yang tangguh dan kreatif, UBSI Kampus Pontianak terus berinovasi dalam menjangkau calon mahasiswa, salah satunya dengan memanfaatkan platform populer seperti TikTok untuk menyampaikan pesan edukatif dengan cara yang menyenangkan dan mudah diakses.