JAKARTA-BSI News

Dalam rangka mendukung kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.

Universitas Bina Sarana Informatika menjadi salah satu perguruan tinggi yang akan menerapkan kebijakan tersebut pada tahun 2021 ini. Melalui program Bangkit, Universitas Bina Sarana Informatika telah berpartisipasi dalam menyukseskan kebijakan “mas menteri” Nadiem Makarim.

Bangkit adalah program kesiapan karier yang dibuat oleh Google dan dijalankan dengan dukungan dari berbagai perusahaan seperti dari Gojek, Tokopedia, Traveloka dan Deeptech Foundation. MoU telah ditandatangani oleh Google dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia sehingga universitas tidak perlu mendapatkan atau menandatangani MoU dengan Google/Bangkit.

Program ini dirancang untuk memberi peserta paparan langsung dengan praktisi dari industri dan akan mempersiapkan peserta dengan keterampilan yang relevan untuk karir yang sukses di perusahaan teknologi terkemuka. Peserta dapat memilih dari jalur Android, Cloud, atau Machine Learning, selain itu mereka juga akan mempelajari keterampilan penting seperti metodologi berpikir desain, kepemimpinan, komunikasi, dan keterampilan presentasi.

Setelah berhasil menyelesaikan program ini, peserta akan diundang ke pameran karier virtual, di mana mereka akan memiliki akses peluang kerja di perusahaan terkemuka di Indonesia. Pada akhir semester, sepuluh tim proyek akhir akan dipilih untuk pengembangan lebih lanjut termasuk dana inkubasi hibah dan dukungan dari universitas mitra Bangkit yang ditugaskan. Harapannya melalui proses ini, dapat membantu untuk membentuk angkatan berikutnya dari startup teknologi yang sukses di Indonesia. Peserta yang menyelesaikan program ini akan memenuhi syarat (tergantung persetujuan universitas peserta) hingga 20 kredit studi universitas (SKS).

Pogram Bangkit terbuka untuk 3000 peserta dari seluruh Indonesia. Untuk mengikuti program ini, mahasiswa harus mendaftar melalui Kampus Merdeka dan mengikuti assessment test. Mahasiswa yang terpilih akan mengikuti pengalaman belajar online Bangkit selama 18 minggu yang akan dimulai pada Februari 2021. Pengumuman peserta yang lolos dan pengelompokkan jalur pembelajaran telah dilakukan pada 18 Januari 2012, sebanyak tujuh mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika dari Fakultas Teknik dan Informatika berhasil mendapat tempat dalam program ini.

Ketujuh mahasiswa yang lolos seleksi tersebut berasal dari kampus Sukabumi yang terdiri dari enam mahasiswa Program Studi Ilmu Komputer dan satu mahasiswa Program Studi Sistem Informasi. Salah seorang mahasiswa yang lolos, Farhan Fauzan mengungkapkan rasa syukurnya, “Alhamdulillah saya sangat senang dan bersyukur bisa lolos seleksi dari ribuan peserta yang mendaftar dan terpilih mengikuti program Bangkit ini, mudah-mudahan kesempatan ini bisa saya manfaatkan untuk belajar dari pengetahuan dan pengalamanan para instruktur yang berkualitas”.

Melalui program Bangkit diharapkan lulusan Universitas Bina Sarana Informatika tidak hanya memiliki gelar sarjana semata tetapi memiliki kualifikasi dan keterampilan yang mumpuni dan siap berperan dalam perusahaan teknologi terkemuka di Indonesia.