Dosen Universitas BSI Kenalkan Pembelajaran Keterampilan Cara Mudah Berkomunikasi Bahasa Inggris Pada Remaja DKM Masjid Jami’ Al Muttaqin
Jakarta, BSINews–Dosen Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) memperkenalkan pembelajaran keterampilan cara mudah berkomunikasi bahasa Inggris pada remaja masjid. Di abad 21 tantangan terbesar dalam menghadapi persaingan untuk tetap kompetitif pada pasar kerja yang berubah di era saat ini ialah dengan memiliki keahlian.
Dosen Universitas BSI Fakultas Komunikasi dan Bahasa Program Studi (prodi) Bahasa Inggris dan Sastra Inggris sukses menggelar pengabdian masyarakat di Masjid Jami’ Al Muttaqin yang terletak di Jl Percetakan Negara No 754, RT 3/RW 6, Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat. Kegiatan digelar pada Sabtu 18 Mei 2024. Dosen Prodi Bahasa Inggris yang mengikuti kegiatan ini yakni Susilawati, Nurhasanah Halim, Retno Dwigustini dan Muji Endah Palupi. Selain itu, ada tiga mahasiswa yakni Gusti Noor Sherly Rosalina, Indah Syawali dan Muhammad Lukman.
Dosen Universitas BSI Kenalkan Keterampilan Bahasa Inggris
Menurut Nurhasanah Halim sebagai tutor pada kegiatan ini menyatakan bahwa keahlian yang harus dicapai dalam menunjang kesuksesan karier di masa depan diantaranya punya ketrampilan belajar berpikir secara kritis, menciptakan kreatifitas kerja, serta berkolaborasi dengan baik dan mampu komunikasi secara diplomatis.
“Pembelajaran dalam literasi mencakup informasi, media dan teknologi serta memiliki ketrampilan diri yang harus dikuasai antara lain fleksibel, berjiwa kepemimpinan, mempunyai ide yang cemerlang dalam berinisiatif, menciptakan produktifitas dan mampu bersosialisasi,” kata Nurhasanah.
Keahlian berbahasa Inggris sangat penting, tegas Nurhasanah dalam menunjang karier di kancah persaingan pasar global.
“Kepandaian dalam berkomunikasi baik lisan maupun tulisan. Banyak manfaat dan keuntungan yang bisa kita peroleh jika sudah menguasai bahasa Inggris karena merupakan bahasa Internasional,” ungkapnya.
Sementara itu, Susilawati selaku ketua pelaksana mengatakan pengabdian masyarakat ini merupakan salah satu kewajiban dosen dalam melaksanakan tri dharma Perguruan Tinggi dan fokus pengabdian masyarakat ini pada pembelajaran Pendidikan dan ketrampilan berkomunikasi Bahasa Inggris dengan tujuan dalam upaya meningkatkan daya saing di Abad 21.
“Semoga kegiatan ini bisa menimbulkan dampak positif bagi Remaja DKM di Masjid Jami’ Al Muttaqin, terutama peningkatan keaktifan dalam berbicara dan menulis dalam Bahasa Inggris,” tutupnya. (UMF)