Universitas BSI Kampus Tegal Berikan Pembinaan Wirausaha dan Digitalisasi Pemasaran di LKSA Puteri Aisyiyah Slawi
BSINews, Tegal — Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) Kampus Tegal melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) mengadakan program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dengan skema Program Kemitraan Masyarakat (PKM). Program ini mengusung tema “Pembinaan Jiwa Wirausaha dan Digitalisasi Pemasaran Sebagai Bentuk Pembekalan Dunia Usaha Industri pada Anak Asuh LKSA Puteri Aisyiyah Slawi.”
Kegiatan ini berlangsung mulai Juli hingga Desember 2024 dan bertempat di LKSA Puteri Aisyiyah Slawi. Program ini didanai oleh Hibah Internal Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat dari Yayasan BSI Tahun 2024. Acara ini melibatkan anak-anak asuh LKSA Puteri Aisyiyah sebagai peserta utama.
Baca juga : Mahasiswa Universitas BSI Lolos Hibah Pendanaan PKM 2023
PKM ini terdiri dari tiga kegiatan utama, yaitu Seminar Wirausaha Muda pada 7 September, Workshop Pembuatan Buket Snack pada 8 September, dan akan ditutup dengan Seminar Digital Marketing pada Ahad, 6 Oktober 2024. Setelah itu, kegiatan akan dilanjutkan dengan monitoring dan evaluasi hingga Desember 2024 untuk melihat perkembangan para peserta.
Ketua kegiatan, Ery Suryanti memimpin acara ini bersama dengan dua anggota dosen lainnya, yaitu Husni Faqih dan Puspa Fortuna Zulfa. Selain itu, mahasiswa yang turut berpartisipasi dalam kegiatan ini adalah Fardha Dina Akfilni, Thifal Afifah, dan Intan Nur Janah. Kolaborasi ini melibatkan Program Studi Sistem Informasi dan Sistem Informasi Akuntansi Universitas BSI Kampus Tegal.
Universitas BSI Kampus Tegal Berikan Pembinaan Wirausaha dan Digitalisasi Pemasaran
Ery Suryanti menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan bekal keterampilan berwirausaha dan pemahaman tentang digital marketing bagi anak-anak asuh.
“Kegiatan ini bertujuan untuk membekali anak-anak asuh LKSA dengan keterampilan berwirausaha dan pengetahuan digital marketing. Kami berharap, melalui program ini, mereka dapat memanfaatkan peluang di dunia industri dan usaha secara mandiri,” ujarnya.
Para peserta menunjukkan antusiasme tinggi, terutama saat mengikuti workshop pembuatan buket snack. Mereka diajarkan untuk membuat buket dari berbagai jenis makanan ringan, yang tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga dapat dijadikan sebagai peluang usaha.
“Saya senang sekali bisa belajar membuat buket snack. Ini pengalaman baru bagi saya, dan saya tertarik untuk mencobanya sebagai usaha kecil-kecilan di rumah,” ungkap salah satu peserta.
Kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan semangat berwirausaha dan memberikan keterampilan yang berguna bagi masa depan anak-anak asuh.
Dengan adanya Seminar Digital Marketing yang akan digelar pada 6 Oktober mendatang, para peserta juga akan diberikan pemahaman lebih dalam mengenai strategi pemasaran digital, sehingga mereka lebih siap menghadapi dunia usaha di era digital yang semakin berkembang pesat.