Dosen Universitas BSI Membekali Remaja Masjid Jami’ Al Muttaqin Dalam Pelatihan Menulis Kalimat Berbahasa Inggris

0 202

BSINews, Jakarta- Di era globalisasi saat ini, kemampuan berbahasa Inggris menjadi sangat penting, terutama dalam konteks percakapan. Bahasa Inggris bukan hanya alat komunikasi yang umum digunakan di berbagai negara, tetapi juga jembatan yang menghubungkan budaya dan memperluas peluang, baik dalam dunia profesional maupun pribadi. Memahami dan menggunakan bahasa Inggris dengan baik dapat membantu kita berinteraksi secara efektif dengan orang-orang dari latar belakang yang berbeda, membuka pintu untuk kerja sama internasional, serta meningkatkan kepercayaan diri dalam berbagi ide dan pengalaman.

Baca Juga: Dosen Universitas BSI Ajak Santri Pondok Pesantren Bani Salam Tingkatkan Manajemen Keuangan yang Efektif

Menyadari pentingnya hal tersebut, maka Program Studi Bahasa Inggris dan Sastra Inggris Fakultas Komunikasi dan Bahasa Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) menggelar Pengabdian Masyarakat di Masjid Jami’ Al Muttaqin Jl. Percetakan Negara Cempaka, Putih Barat pada Minggu 6 Oktober 2024.

Kegiatan ini digelar oleh Dosen Prodi Bahasa Inggris yakni Retno Rahayuningsih, Dr. Hj. Baiatun Nisa, Suwantica Kusumandari dan juga Suci Riyanti.  Selain itu, dua mahasiswa Universitas BSI yakni Radhiazka Ariq Fadhila dan Herry Afriyandi juga membantu pelaksanaan pengabdian masyarakat tersebut. Dalam kegiatan PM para dosen dan peserta melakukan proses pembelajaran secara umum dilakukan secara tatap muka langsung atau luring dengan tema “Pelatihan Expressing Pain In Conversation untuk Anak-Anak remaja di Masjid Jami Al Muttaqin Jakarta”.

Suwantica Kusumandari selaku pemateri menjelaskan Expressing Pain In Conversation ialah salah satu dosen Bahasa Inggris Fakultas Komunikasi dan Bahasa Universitas BSI.  Ia Menjelaskan konsep ‘Expressing Pain in Conversation’ kepada para remaja dalam bahasa Inggris sangat penting, karena bahasa Inggris merupakan lingua franca yang digunakan di seluruh dunia.

”Kami membantu mereka untuk lebih terbuka dalam berbicara tentang isu kesehatan mental, membangun kepercayaan diri, dan mengurangi stigma, sehingga mereka dapat merasa lebih nyaman dalam berbagi pengalaman dan perasaan mereka,”  ujar  Suwantica

Baca Juga: Dosen Universitas BSI Gelar Sosialisasi Edukasi Perpajakan di Rumah Yatim Arrohman Indonesia Cabang Rawasari

Hal senada juga diungkapkan oleh Ustadz Achmad Sofyan Ketua yayasan Masjid Jami’ Al Mutaqqin. Ia  mengungkapkan, pengabdian masyarakat ini memberikan kontribusi besar bagi generasi muda di Remaja Masjid Jami’ Al Muttaqin terutama dalam peningkatan kemampuan berbahasa Inggris.

“Bahasa Inggris bukan hanya sekadar pelajaran di sekolah; ia adalah jendela yang membuka banyak peluang di depan kita. Dengan menguasai bahasa ini, kita dapat berkomunikasi dengan orang-orang dari berbagai belahan dunia, memperluas wawasan kita, dan meningkatkan kualitas diri dalam berbagai aspek, baik akademis maupun sosial,” ungkapnya.

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.