Peningkatan Kesadaran Keamanan Siber dalam Kegiatan Usaha Anggota Forum UMKM Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojong Gede

0 182

BSINews, Bogor — Dalam rangka meningkatkan kapasitas keamanan siber pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), Universitas BSI (Bina Sarana Informatika) menyelenggarakan pelatihan keamanan siber bagi anggota Forum UMKM Desa Waringin Jaya, Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor. Pelatihan ini diselenggarakan untuk membekali pelaku UMKM dengan pengetahuan dan kesadaran terkait ancaman siber yang semakin meningkat, terutama di era digitalisasi yang pesat ini.

Berdasarkan data Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, terdapat lebih dari 66 juta pelaku UMKM di Indonesia yang menyumbang hingga 61% Pendapatan Domestik Bruto (PDB). Namun, pesatnya pertumbuhan digitalisasi ini juga mengundang ancaman serius dari kejahatan siber yang menyasar pelaku UMKM, seperti yang disampaikan dalam riset Kaspersky medio 2023, yang menunjukkan bahwa ada lebih dari 63% eksploitasi vulnerability dan sekitar 700 ribu file berbahaya yang mengincar UMKM di Indonesia.

Peningkatan Kesadaran Keamanan Siber dalam Kegiatan Usaha Anggota Forum UMKM

“Para pelaku UMKM umumnya baru memasuki dunia digital, namun sering kali belum memahami pentingnya keamanan data usaha dan pelanggan mereka. Karenanya, kami mengadakan pelatihan ini agar mereka bisa mengantisipasi risiko siber yang berpotensi mengganggu keberlangsungan usaha mereka,” ujar Ade Surya Budiman, ketua tim dosen dari Fakultas Teknik dan Informatika Universitas BSI.

Pelatihan ini dilaksanakan pada Sabtu, 5 Oktober 2024, bertempat di Aula Masjid Al Kautsar, Desa Waringin Jaya, dan diikuti oleh puluhan anggota forum UMKM setempat. Kegiatan dilaksanakan secara hybrid, sehingga selain diikuti langsung oleh peserta yang hadir di lokasi, sesi pelatihan ini juga dapat diikuti secara online melalui Zoom. Dalam kegiatan tersebut, Erwin Setyawan sebagai tutor utama, bersama tim dosen lainnya, memberikan materi mengenai pentingnya keamanan siber dalam bisnis, cara melindungi data usaha, dan upaya menjaga data pelanggan.

Baca juga : Dosen Universitas BSI Membekali Remaja Masjid Jami’ Al Muttaqin Dalam Pelatihan Menulis Kalimat Berbahasa Inggris

Dari hasil observasi awal, tim menemukan bahwa mayoritas pelaku UMKM telah melakukan digitalisasi dalam promosi dan penjualan produk, namun tingkat kesadaran mereka terhadap keamanan siber masih cukup rendah. Setelah mengikuti pelatihan, peserta mengaku lebih memahami langkah-langkah proteksi terhadap ancaman siber serta pentingnya menjaga data usaha dan pelanggan.

“Kami menjadi lebih paham bahwa keamanan siber sangat penting bagi kelangsungan usaha kami. Sekarang, kami akan lebih hati-hati dalam menggunakan perangkat digital untuk promosi dan transaksi,” ungkap salah satu peserta pelatihan.

Tim UBSI berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kesadaran pelaku UMKM untuk mengamankan data bisnis mereka secara lebih baik, serta mendorong mereka untuk menerapkan langkah-langkah keamanan siber yang memadai dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Leave A Reply

Your email address will not be published.