Dosen Universitas BSI Berikan Pelatihan Desain Grafis Canva Tingkatkan Kreativitas Promosi Wisata Anggota IPMI
BSINews, Jakarta- Universitas BSI (Bina Sarana Informastika) dan Ikatan Pemandu Museum Indonesia (IPMI) sukses menggelar pelatihan desain grafis berbasis Canva dengan tema “Pelatihan Desain Grafis Berbasis Canva Kebutuhan Sosmed Dalam Promosi Destinasi Wisata Kepada Anggota IPMI”.
Pelatihan yang berlangsung pada hari Sabtu, 2 November 2024, pukul 09.00 hingga 12.00 WIB ini diikuti oleh seluruh anggota IPMI dan diselenggarakan di Gedung Teater Museum Jakarta yang berlokasi di Museum Sejarah Jakarta, Jalan Taman Fatahilah No.1, Kota Tua, Jakarta Barat.
Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk pengabdian masyarakat Dosen Universitas BSI Fakultas Komunikasi dan Bahasa dalam mendukung pengembangan kapasitas para Anggota pemandu wisata. Pelatihan dipandu oleh dua narasumber berpengalaman, yaitu Venessa Agusta Gogali, selaku ketua pelaksana, dan Eddy Kusnadi sebagai pemateri.
Eddy Kusnadi menambahkan menjelaskan Optimalisasi desain untuk media sosial sangat penting untuk menjangkau audiens yang lebih luas.
“Dengan memahami prinsip-prinsip desain yang baik dan memanfaatkan fitur-fitur sederhana melalui Canva, para peserta dapat menciptakan konten visual yang menarik dan relevan dengan target audiens mereka,” jelas Eddy.
Sementara itu, Alex Selaku ketua IPMI, Merasa senang dengan adanya pelatihan yang diberikan Dosen Universitas BSI memberikan pelatihan bagi Anggota IPMI dalam meningkatkan kemampuan. Para peserta antusias mengikuti pelatihan dan mendapatkan pemahaman yang mendalam mengenai penggunaan Canva untuk membuat desain grafis yang menarik dan efektif untuk promosi wisata.
“Sebagai Ketua IPMI, saya merasa sangat senang dengan pelatihan yang diberikan oleh Dosen Universitas BSI bagi anggota kami. Para peserta sangat antusias mengikuti pelatihan dan mendapatkan pemahaman yang mendalam tentang penggunaan Canva untuk menciptakan desain grafis yang menarik dan efektif. Ini tentunya akan membantu kami dalam upaya promosi wisata yang lebih kreatif dan profesional,” jelasnya.(RDX)