Pelatihan Storytelling Digital untuk Museum: Meningkatkan Daya Tarik bagi Generasi Milenial dan Gen Z

0 231

BSINews, Jakarta — Dalam upaya meningkatkan daya tarik museum bagi generasi milenial dan Gen Z, dosen Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) bekerja sama dengan Ikatan Pemandu Museum Indonesia (IPMI) menyelenggarakan kegiatan pengabdian masyarakat bertema “Pelatihan Storytelling Berbasis Digital untuk Museum: Menarik Minat Generasi Milenial dan Gen Z”. Kegiatan ini berlangsung di Museum Fatahillah, Kota Tua, Jakarta.

Pelatihan ini dirancang untuk membantu para pemandu museum mengembangkan kemampuan mereka dalam menggunakan teknologi digital untuk menceritakan sejarah dan kebudayaan. Generasi muda saat ini lebih tertarik pada konten yang interaktif, visual, dan mudah diakses melalui perangkat digital, sehingga pendekatan storytelling berbasis digital diharapkan dapat memperkuat keterlibatan mereka dengan museum.

Pelatihan Storytelling Digital untuk Museum

Ketua Tim Pengabdian Masyarakat Universitas BSI, Fauzi Syarief dalam sambutannya menyatakan, “Kami percaya bahwa museum memiliki peran penting dalam melestarikan sejarah dan budaya bangsa. Namun, agar tetap relevan, museum harus mengikuti perkembangan teknologi dan menyesuaikan cara berkomunikasi dengan generasi muda. Oleh karena itu, pelatihan ini sangat relevan untuk mendukung transformasi tersebut.”

Pelatihan ini meliputi berbagai materi, antara lain:

  • Teknik Dasar Storytelling Berbasis Digital
  • Pemanfaatan Media Sosial untuk Promosi Museum
  • Penggunaan Video Pendek dan Infografis sebagai Media Edukasi
  • Pengenalan Aplikasi Augmented Reality (AR) untuk Pengalaman Interaktif

Ketua IPMI, Amat Kusaini Al Alexs, menambahkan, “Kerja sama dengan Universitas BSI ini sangat bermanfaat bagi kami, terutama dalam menghadapi tantangan era digital. Dengan adanya pelatihan ini, kami berharap pemandu museum dapat lebih kreatif dalam menyampaikan informasi, sehingga museum menjadi tempat yang menarik bagi kaum muda.”

Baca juga : Dosen Universitas BSI Gelar PKM di Museum Sumpah Pemuda: Sosialisasi UU ITE dan Seminar Cyber Security

Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang terdiri dari pemandu museum. Para peserta juga mendapatkan kesempatan untuk mempraktikkan langsung teknik-teknik yang diajarkan dengan menggunakan fasilitas digital yang disediakan.

Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan museum-museum di Indonesia, khususnya Museum Fatahillah, dapat lebih diminati oleh generasi milenial dan Gen Z. Museum tidak hanya menjadi tempat penyimpanan benda bersejarah, tetapi juga pusat edukasi yang interaktif dan inovatif.

Leave A Reply

Your email address will not be published.