Panas! Debat Kandidat HIMASI UBSI Kampus Karawang, Adu Gagasan atau Sekadar Basa-basi?

0 76

BSINews, Karawang – Aula Universitas BSI (UBSI) Kampus Karawang mendadak penuh energi pada hari itu. Bukan karena ada konser dadakan atau pembagian hadiah misterius, tapi karena debat kandidat Ketua dan Wakil Ketua Himpunan Mahasiswa Sistem Informasi (HIMASI) periode 2025 tengah berlangsung, Jumat, 10 Januari 2025.

Baca juga: Mau Jadi Desainer UI/UX Keren? Ikut Workshop Desain Grafis HIMASI Universitas BSI Kampus Tasikmalaya, Dijamin Bikin Kamu Makin Paham!

Tiga pasangan calon (paslon) maju ke panggung, bersiap membakar semangat mahasiswa dengan visi, misi, dan program kerja yang mereka tawarkan. Mereka adalah Reza Khaidyr Fahlevi & Muntiya Indriyani, Ihsan Agung Maulana & Annisa Alfianatu S, serta Praditya Ricky Pradana & Irfan Sopandi. Masing-masing datang dengan tekad dan strategi untuk memenangkan hati mahasiswa UBSI Kampus Karawang.

Acara dibuka dengan sambutan dari Sofwatunnida, Ketua Pelaksana, yang mengingatkan bahwa debat ini bukan sekadar formalitas, tapi juga ajang bagi mahasiswa untuk benar-benar mengenal calon pemimpin mereka. “Debat ini bukan cuma soal siapa yang paling jago bicara, tapi siapa yang benar-benar paham apa yang mahasiswa butuhkan,” tegasnya.

Ketua HIMASI UBSI Kampus Karawang saat ini, Anisa Rizky Nurrobi Ramadanti, turut menyampaikan harapannya agar pemimpin yang terpilih nantinya bisa membawa organisasi ke level yang lebih baik. “Jangan sampai nanti setelah menang malah menghilang,” candanya, yang langsung disambut tawa mahasiswa.

Setiap paslon diberikan kesempatan untuk memaparkan program unggulan mereka. Ada yang menyoroti pentingnya digitalisasi HIMASI, ada yang ingin memperkuat sinergi antar-mahasiswa, dan ada juga yang menekankan kolaborasi dengan dunia industri. Setelah sesi pemaparan, giliran sesi yang paling ditunggu: adu argumen antar-paslon dan tanya jawab dengan audiens.

Suasana makin memanas saat beberapa pertanyaan kritis muncul dari mahasiswa yang hadir. Salah satu mahasiswa bertanya, “Kalau nanti menang, gimana caranya biar program kalian nggak cuma jadi wacana tapi benar-benar terealisasi?” Para paslon dengan sigap menjawab, memberikan argumen terbaik mereka, meski tetap tak lepas dari beberapa serangan halus dari lawan debat.

Menurut Hasan Basri selaku Kepala Kampus UBSI Kampus Karawang, Debat kandidat ini bukan hanya menunjukkan kepiawaian setiap calon dalam berbicara, tetapi juga seberapa siap mereka dalam memimpin HIMASI ke depan.

“Dengan antusiasme yang begitu tinggi dari mahasiswa UBSI Kampus Karawang, debat ini menjadi bukti bahwa demokrasi kampus berjalan sehat, penuh partisipasi, dan tentu saja, tetap dengan sedikit bumbu drama yang membuat acara semakin seru,” ungkapnya.

Baca juga: Rancang Masa Depan Teknologi, Himasi Universitas BSI Kampus Cikampek Adakan Workshop ERD & UML

Siapa yang akan terpilih? Akankah janji-janji mereka menjadi kenyataan? Hanya mahasiswa UBSI Kampus Karawang yang bisa menentukan. Yang jelas, pemimpin HIMASI ke depan harus siap, bukan hanya untuk memimpin, tapi juga untuk mendengar, bergerak, dan benar-benar bekerja!(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.