UBSI Purwokerto Gaspol! Evaluasi Akademik Digelar, Siap Cetak Generasi Unggul di Semester Baru
BSINews, Purwokerto – Kampus bukan cuma soal kuliah, tugas, dan skripsi. Di balik layar, ada perjuangan panjang untuk memastikan mahasiswa mendapat pengalaman belajar yang berkualitas. Itulah yang dilakukan Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Purwokerto pada Selasa, 18 Februari 2025. Mereka menggelar evaluasi akademik demi menyambut semester Genap 2024/2025 dengan persiapan yang lebih matang dan segar!
Acara yang digelar penuh semangat ini dihadiri para ‘pengendali roda pendidikan’ di UBSI Kampus Purwokerto. Hadir sebagai pemateri, ada Diah Puspitasari selaku Wakil Rektor 1 Bidang Akademik UBSI, Adi Supriyatna selaku Wakil Rektor II Bidang Non Akademik UBSI, dan Rachmat Adi Purnama selaku Dekan Fakultas Teknologi Informasi UBSI. Tak ketinggalan, Ina Maryani selaku Kaprodi Sistem Informasi UBSI, turut meramaikan diskusi yang sarat strategi dan harapan.
Dalam sesi evaluasi, Diah Puspitasari menyoroti perjalanan akademik semester Gasal 2024/2025. “Kami tidak hanya memantau kehadiran mahasiswa dan dosen, tapi juga memperhatikan bagaimana pembelajaran daring dan luring berjalan. Tantangan ada, tapi solusi harus lebih besar dari masalahnya,” katanya. Suasana rapat jadi hangat ketika para dosen mulai berdiskusi soal cara-cara jitu meningkatkan keterlibatan mahasiswa yang kadang masih ‘ghosting’ di kelas online.
Dari sisi non-akademik, Adi Supriyatna menegaskan pentingnya mendukung mahasiswa secara menyeluruh. “Kuliah bukan cuma soal nilai, tapi juga soal bagaimana kampus bisa jadi rumah kedua. Layanan administrasi yang cepat, fasilitas yang nyaman, dan pengembangan soft skills harus terus ditingkatkan,” ujarnya. Karena, siapa sih yang nggak senang kalau kampusnya bikin betah?
Sementara itu, Rachmat Adi Purnama mengingatkan pentingnya kolaborasi dosen-mahasiswa dalam riset. “Mahasiswa harus siap menghadapi dunia industri yang menuntut inovasi. Kami dorong lebih banyak penelitian dan proyek teknologi yang bisa diimplementasikan langsung,” ungkapnya. Harapannya, lulusan UBSI bukan cuma jago teori, tapi juga siap tempur di lapangan kerja.
Ina Maryani pun menambahkan, evaluasi seperti ini adalah pondasi penting. “Kami ingin tahu, sejauh mana proses belajar mengajar efektif dan apa yang perlu diperbaiki. Tujuannya jelas, UBSI Kampus Purwokerto harus jadi kampus unggul yang melahirkan lulusan kompeten,” tegasnya.
Evaluasi ini bukan sekadar acara seremonial. Di balik setiap angka dan data, ada upaya besar untuk menciptakan pengalaman belajar yang lebih baik. UBSI Kampus Purwokerto menegaskan komitmennya, membangun generasi unggul yang tak cuma siap bersaing di industri, tapi juga berkontribusi nyata untuk masyarakat. Semester baru, semangat baru! Sudah siap menghadapi tantangan bareng UBSI Kampus Purwokerto?(ACH)