Prestasi Tanpa Batas: SEMOT Periode Maret 2025 UBSI dengan Kisah Sukses Shafa Callista Raihana Arif Awardee IISMA

0 107

BSINews, Bekasi- Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali menghadirkan acara Seminar Motivasi (SEMOT) Periode Maret  2025 yang bertujuan untuk memberi dorongan dan inspirasi kepada mahasiswa dalam meraih cita-cita dan mengembangkan potensi diri. Acara yang berlangsung pada Sabtu 15 Maret 2025, di Hall C BSI Convention Center (BSI Convex), Kaliabang, Bekasi, ini memberikan wawasan mendalam kepada para peserta dengan menghadirkan pembicara luar biasa, Shafa Callista Raihana Arif, mahasiswa berprestasi dari Program Studi Sastra Inggris, Fakultas Komunikasi dan Bahasa Universitas BSI.

Baca Juga: SEMOT Periode Maret 2025 UBSI Bersama Sindy Novela, Puteri Indonesia Jambi 2023, Menginspirasi Mahasiswa untuk Raih Prestasi dan Kembangkan Potensi Diri

Shafa Callista Raihana Arif, yang juga merupakan salah satu penerima penghargaan IISMA (Indonesia International Student Mobility Awards) 2024, berbagi pengalaman dan perjalanan luar biasa dalam meraih pencapaian internasional. Menurutnya, prestasi ini adalah pencapaian yang sangat berharga di bidang akademik karena memberikan kesempatan luar biasa untuk merasakan pengalaman belajar dan tinggal di Eropa, tepatnya di Barcelona, Spanyol, selama tiga bulan.

“Awalnya saya tidak pernah membayangkan bisa terlibat dalam program seprestisius ini. Namun, begitu mendengar tentang IISMA, saya merasa tertarik karena program ini memungkinkan pertukaran budaya dan belajar di luar negeri. Tantangan-tantangan yang ada membuat pencapaian ini semakin berarti,” ungkap Shafa.

Acara SEMOT 2025 ini tidak hanya memberikan motivasi akademik, tetapi juga memberi pemahaman tentang pentingnya memiliki tekad kuat untuk meraih impian. Shafa menyampaikan pesan inspiratif bagi mahasiswa yang ingin mengikuti jejaknya dalam program exchange atau meraih kesempatan studi di luar negeri.

“Untuk teman-teman yang ingin mencoba student exchange atau melanjutkan studi ke luar negeri, tekad yang kuat adalah kuncinya. Prosesnya memang tidak mudah, apalagi jika berbicara soal beasiswa ke luar negeri. Tetapi, jika kita terus berusaha dan tidak mudah menyerah, hasilnya pasti akan sangat berharga,” jelas Shafa.

Tidak hanya itu, Shafa juga memberi semangat kepada mahasiswa baru untuk tak hanya tetap fokus pada akademik, tetapi juga membuka diri terhadap berbagai kesempatan di luar kelas.

Baca Juga: Meraih Dunia, Dimulai dari Kampus: SEMOT Periode Maret 2025 UBSI dan Kisah Prestasi Akmal Surya Saputra

“Kuliah adalah waktu yang penting untuk menemukan minat dan bakat kita. Jangan hanya fokus pada akademik, tetapi juga ikuti kegiatan non-akademik seperti organisasi atau volunteer untuk membangun jaringan dan mengasah kemampuan,” tambahnya.(RDX)

Leave A Reply

Your email address will not be published.