Dosen UBSI Berikan Pelatihan Public Speaking bagi Pengurus Yayasan Qur’ani Nurul Fatah
BSINews, Jakarta- Komunikasi yang efektif merupakan fondasi utama bagi keberhasilan sebuah organisasi. Dalam dunia kerja, kemampuan berbicara di depan umum (public speaking) memiliki peran penting dalam menyampaikan gagasan, membangun kepercayaan, serta memperkuat koordinasi antar anggota organisasi. Oleh karena itu, pengembangan keterampilan public speaking menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas komunikasi internal maupun eksternal organisasi.
Baca Juga: Dosen BSI Ajak Pemuda RW 9 Ciwaringin Kuasai Microsoft Excel Melalui Pelatihan Intensif
Berdasarkan hal tersebut, Program Studi Ilmu Komunikasi dan Bahasa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) menggelar pelatihan public speaking bagi para pengurus Yayasan Qur’ani Nurul Fatah, Serpong, Tangerang Selatan, pada Sabtu (22/03/2025). Pelatihan ini bertujuan untuk memperkuat keterampilan komunikasi organisasi di lingkungan yayasan, khususnya dalam menjalankan fungsi pendidikan, dakwah, dan sosial.
“Kemampuan public speaking dalam organisasi sangat penting, terutama untuk meningkatkan kejelasan penyampaian informasi. Dengan teknik berbicara yang baik, pesan dapat diterima secara tepat dan meminimalisir kesalahpahaman,” ujar Wulan Dwi Pratiwi, selaku narasumber dalam pelatihan ini.
Lebih lanjut, Wulan menjelaskan bahwa keterampilan public speaking yang efektif juga berperan dalam membangun kepercayaan dan kredibilitas seorang pemimpin atau anggota organisasi. “Orang yang mampu berbicara dengan jelas, percaya diri, dan terstruktur akan lebih dihormati dan dipercaya. Hal ini juga berdampak pada efektivitas rapat dan presentasi,” tambahnya.
Di sisi lain, Rohman, selaku perwakilan dari Yayasan Qur’ani Nurul Fatah, menyampaikan apresiasi atas pelatihan ini. Menurutnya, pengurus yayasan sangat membutuhkan keterampilan komunikasi yang baik, mengingat peran mereka yang sering berbicara di forum-forum publik.
“Kami sadar bahwa komunikasi adalah kunci dalam menyampaikan visi dan misi yayasan, terutama saat berdakwah, mengajar, atau melakukan kegiatan sosial. Oleh karena itu, pelatihan public speaking ini menjadi investasi yang sangat berharga bagi kami,” ungkap Rohman.
Ia juga berharap kegiatan pelatihan seperti ini bisa terus berlanjut dan menjadi agenda rutin dalam rangka pengembangan sumber daya manusia di lingkungan yayasan.
Pelatihan ini menjadi bukti nyata kontribusi UBSI dalam memberdayakan masyarakat melalui pendidikan dan peningkatan kapasitas organisasi. Kemampuan berbicara di depan umum bukan hanya tentang menyampaikan pesan, tetapi juga menciptakan pengaruh positif, membangun hubungan, dan menciptakan lingkungan kerja yang kolaboratif serta produktif. (RDX)