Dari Kampus Digital ke Dunia Medis: UBSI Luncurkan Fakultas Ilmu Kesehatan yang Visioner!
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kembali membuat gebrakan besar! Kali ini, UBSI bersiap menghadirkan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) sebagai bagian dari pengembangan institusinya dalam bidang pendidikan kesehatan yang berkualitas dan berorientasi masa depan.
Fakultas baru ini tengah memasuki tahap finalisasi penetapan oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dan akan menaungi tiga program studi unggulan, yaitu:
- Program Sarjana Keperawatan (S1)
- Pendidikan Profesi Ners
- Program Sarjana Psikologi (S1)
Baca juga: Akper Bina Insan Kini Jadi Bagian UBSI, Siap Hadirkan Fakultas Ilmu Kesehatan Unggulan
Dibalik terbentuknya Fakultas Ilmu Kesehatan UBSI
Menurut Silvana Evi Linda, Dekan FIK UBSI, pembentukan fakultas ini merupakan kelanjutan dari proses integrasi Akademi Keperawatan (Akper) Bina Insan dengan UBSI. “FIK menjadi bukti nyata komitmen UBSI dalam menghadirkan pendidikan kesehatan yang tak hanya relevan, tapi juga siap menjawab tantangan global,” ujar Silvana dalam keterangannya, Jumat (25/4).
Akper Bina Insan, yang telah berdiri sejak 1995 dan berlokasi di Jl. Kramat Jaya, memiliki rekam jejak panjang di dunia keperawatan. Dengan status akreditasi “Baik Sekali” dari LAM-PTKes dan lebih dari 1.200 alumni sukses di berbagai rumah sakit, instansi pemerintah, hingga luar negeri seperti Jepang, Australia, dan Kuwait, Akper Bina Insan menjadi fondasi kuat bagi terbentuknya FIK UBSI.
Transformasi ini juga merupakan bagian dari program nasional yang mendorong penyatuan perguruan tinggi dengan kualitas baik. Dalam aturan tersebut, institusi pendidikan vokasi yang dinilai belum optimal dalam mendukung kebutuhan rumah sakit, diarahkan untuk naik level, baik melalui penyatuan atau peningkatan status program studi.
Baca juga: Fakultas Ilmu Kesehatan Segera Hadir! UBSI Siap Ikut Kontribusi di Bidang Pendidikan Kesehatan
“UBSI adalah pilihan terbaik karena menunjukkan keseriusan dalam mengembangkan program studi keperawatan dari jenjang vokasi ke jenjang sarjana. Ini bukan sekadar penggabungan administratif, tapi sinergi untuk kemajuan pendidikan,” tambah Silvana.
FIK UBSI hadir dengan visi besar: mencetak lulusan tenaga kesehatan yang tak hanya kompeten secara akademis, tetapi juga siap bersaing secara internasional dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat modern, baik dari sisi fisik maupun mental. Dengan kehadiran Prodi Psikologi, UBSI juga memperkuat perannya dalam isu kesehatan jiwa yang semakin relevan di era sekarang.