Anes Pakai Kebaya, Bukan Sekadar Gaya: Mahasiswi UBSI Ini Borong Juara dan Bawa Pulang Kebanggaan Budaya

0 258

BSINews, Jakarta – Di tengah deretan lampu sorot dan derap langkah anggun para finalis, satu nama mencuri perhatian juri dan penonton: Anes Monica Uzlifah, mahasiswi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI), yang tampil dengan percaya diri dalam balutan kebaya masa kini. Bukan cuma tampil cantik dan elegan, tapi juga sukses menyabet Juara 1 dalam ajang Lomba Fashion Show Berkebaya Masa Kini yang digelar oleh Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur.

Baca juga: Mahasiswa UPN dan UNM Sabet Juara di Kategori Software Development PIKMI 2025

Bertempat di Gedung Serbaguna C, Kantor Wali Kota Jakarta Timur, acara yang digelar pada Rabu (23/4) itu mengangkat tema “Perempuan Berkebaya Pelestari Budaya”. Para peserta dari beberapa universitas se-Jakarta Timur saling unjuk pesona dan semangat dalam melestarikan budaya Nusantara lewat fashion. Tapi Anes? Dia bukan sekadar tampil, tapi benar-benar menghidupkan pesan budaya lewat penampilannya yang memadukan unsur modern dengan keanggunan tradisional.

Kebaya yang dikenakan Anes bukan hanya soal potongan yang apik dan warna yang mencolok mata. Tapi juga soal keberanian dan identitas—pesan yang ia bawa di setiap langkah di atas panggung. “Rasanya bersyukur banget bisa ikut mengharumkan nama kampus, sekaligus ikut jaga budaya bangsa lewat kebaya,” ujar Anes dengan mata berbinar, masih tak menyangka perjuangan kecilnya di tengah kesibukan tugas akhir justru berbuah manis.

Buat UBSI, kemenangan Anes adalah bukti bahwa mahasiswa tak hanya piawai di kelas, tapi juga punya tempat di panggung budaya dan kreativitas. Ia jadi pengingat bahwa melestarikan budaya nggak harus kaku dan jadul. Bisa lewat kain, bisa lewat gaya, bisa juga lewat keberanian tampil beda—asal akarnya tetap Indonesia.

Baca juga: SMK Citra Utama Raih Juara Harapan di BSI Flash 2025, Dapat Piagam dan Beasiswa dari UBSI

Pemerintah Kota Jakarta Timur pun berharap lewat ajang seperti ini, generasi muda makin berani dan bangga memeluk warisan budaya bangsa. Dan kebaya? Jangan lagi disimpan di lemari untuk nikahan aja. Karena lewat anak muda seperti Anes, kebaya kembali hidup—menjadi simbol kecantikan, kekuatan, dan kecintaan pada budaya sendiri.(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.