Dosen UBSI Tumbuhkan Semangat Bisnis Beretika di Rumah Yatim Rawasari
BSINews, Jakarta-Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Jakarta, melalui Fakultas Ekonomi dan Bisnis, kembali menunjukkan komitmennya dalam memberikan kontribusi nyata kepada masyarakat. Dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang berlangsung pada Minggu sore, UBSI menggandeng Rumah Yatim Arrohman Indonesia Cabang Rawasari, Jakarta Pusat, sebagai mitra dalam sosialisasi bertema “Pembelajaran Jiwa Entrepreneur yang Jujur” pada Minggu 20 April 2025.
Acara yang digelar mulai pukul 14.00 hingga 17.00 WIB ini menghadirkan jajaran dosen dan mahasiswa UBSI, yakni Jaka Santosa, Hartana, Amas Sari Marthanti, Maria Lapriska, serta Dian Ela Revita, bersama mahasiswa Frederick Rudolf Daud Tamburian dan Miftahul Fadil Sodiqi. Kegiatan ini juga diikuti dengan penuh semangat oleh anak-anak binaan Rumah Yatim Arrohman serta para pengurus yayasan.
Dalam sesi utama, Hartana sebagai pemateri menyampaikan pentingnya menanamkan semangat kewirausahaan yang dibangun di atas nilai kejujuran.
“Kejujuran adalah fondasi utama dalam membangun kepercayaan dalam dunia usaha—baik kepada konsumen, mitra kerja, maupun investor. Tanpa kejujuran, sebuah usaha akan sulit berkembang,” tegas Hartana.
Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh anak-anak Rumah Yatim Arrohman selama sesi tanya jawab. Salah satu peserta, Raka (13 tahun), mengungkapkan kesan bahagianya.
“Saya jadi semangat ingin punya usaha sendiri nanti. Ternyata yang paling penting itu harus jujur dulu, baru bisa dipercaya orang,” jelas Arrohman.
Sementara itu, Solehudin, selaku pimpinan Rumah Yatim Arrohman, menyampaikan apresiasi yang mendalam atas kolaborasi ini.
“Kami sangat berterima kasih kepada UBSI yang telah melibatkan kami dalam program pengabdian masyarakat ini. Semoga ilmu yang dibagikan dapat menjadi bekal berharga bagi anak-anak kami, dan kerja sama ini dapat terus berlanjut ke depannya,” imbuhnya.
Kegiatan ini tidak hanya menyampaikan materi kewirausahaan, tetapi juga menjadi ruang refleksi bagi para pendidik untuk melihat potensi besar yang dimiliki anak-anak binaan. Amas Sari Marthanti, salah satu dosen UBSI yang turut hadir, menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya membangun karakter melalui pembelajaran kewirausahaan.
Baca Juga: Dosen UBSI Latih Kader Posyandu Jeruk Tingkatkan Kemampuan Public Speaking
“Kami percaya pendidikan karakter melalui entrepreneurship bisa membentuk pribadi yang mandiri dan berintegritas. Anak-anak ini luar biasa, semoga semangat mereka terus menyala,” tutupnya. (RDX)