Mahasiswa UBSI Kampus BSD Kenalkan Budaya Tradisional ke Siswa MIS Raudlatul Irfan dengan Antusiasme Tinggi
BSINews, Tangerang – Suasana penuh semangat dan keceriaan memenuhi ruang kelas 6 MIS Raudlatul Irfan di Lengkong Kulon, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang. Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus BSD mengadakan kegiatan sosialisasi pengabdian masyarakat bertema “Budaya Tradisional” sebagai bagian dari tugas mata kuliah Pendidikan Kewarganegaraan (PKN), Rabu (30/4).
Kelompok mahasiswa semester 2 Program Studi Ilmu Komunikasi yang dipimpin oleh Wahyudi bersama rekan-rekannya, Haikal Rabbani A., Farish Darmawan, Fatihul Haq, Fathul Aqli Azzaki, dan Ryan Maulana, menyampaikan materi secara interaktif tentang berbagai kekayaan budaya Indonesia. Materi meliputi rumah adat, pakaian tradisional, alat musik tradisional, hingga tarian khas dari berbagai daerah.
Mahasiswa UBSI Kampus BSD Kenalkan Budaya Tradisional ke Siswa MIS Raudlatul Irfan
Para siswa kelas 6 tampak sangat antusias dan aktif mengikuti kegiatan, yang berlangsung dengan penuh tawa dan keceriaan. Farish, salah satu siswa, mengungkapkan kegembiraannya, “Saya senang sekali ada kakak-kakak dari kampus datang ke sekolah kami. Materinya seru, jadi bisa tahu budaya dari daerah-daerah lain di Indonesia.” Tak kalah ceria, Dika berkelakar agar kegiatan seperti ini diadakan lebih sering, yang langsung disambut tawa oleh teman-temannya dan para mahasiswa.
Kegiatan ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah. Humairoh, guru kelas sekaligus perwakilan MIS Raudlatul Irfan, menyatakan, “Kami sangat berterima kasih kepada mahasiswa UBSI Kampus BSD yang telah meluangkan waktu dan ilmunya untuk siswa kami. Kegiatan ini sangat bermanfaat karena dapat menumbuhkan rasa cinta terhadap budaya Indonesia sejak usia dini, dengan cara yang menyenangkan dan mudah dipahami.”
Ia juga menambahkan bahwa kehadiran mahasiswa memberikan suasana baru dan inspirasi bagi para siswa untuk mengenal dunia kampus dan pentingnya pendidikan tinggi.
Ketua kelompok mahasiswa, Wahyudi, menyampaikan, “Keceriaan mereka jadi penyemangat kami. Ini pengalaman yang sangat menyenangkan dan semoga bisa memberikan manfaat untuk adik-adik di sini.”
Kegiatan ini tidak hanya memberikan edukasi budaya yang bermakna, tetapi juga mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan sekolah dasar. Diharapkan kegiatan serupa dapat terus digelar secara berkala untuk menanamkan karakter dan wawasan kebangsaan kepada generasi muda sejak dini.