Mahasiswa UBSI Gelar Penyuluhan untuk Tingkatkan Kapasitas Manajerial dan Proses Bisnis UMKM Kedai Nte Eka

0 109

BSINews Bekasi,– Dalam upaya mendukung pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Cikarang Barat, mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Cibitung menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan manajerial serta efisiensi proses bisnis UMKM. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Sabtu (26/04) , bertempat di Kedai Nte Eka yang terletak di Telanjung, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Penyuluhan yang diberikan merupakan bentuk kontribusi aktif mahasiswa dalam mendampingi pelaku UMKM agar lebih siap menghadapi tantangan bisnis yang semakin kompleks. Kedai Nte Eka, milik Eka Nuryanti, menjadi mitra dalam kegiatan ini karena dinilai memiliki potensi untuk berkembang apabila mendapatkan pendampingan yang tepat, terutama dalam aspek pengelolaan internal usaha.

Baca juga :Dosen UBSI Berikan Pelatihan Odoo untuk Tingkatkan Manajemen Inventory UMKM Pabuaran

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa melakukan identifikasi permasalahan yang dihadapi pelaku usaha melalui metode wawancara langsung. Proses ini penting untuk memahami secara mendalam kondisi riil di lapangan, termasuk kendala dalam pengaturan keuangan, pencatatan transaksi, dan pengelolaan stok barang dagangan. Informasi yang diperoleh menjadi dasar untuk merancang pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan usaha.

Pelatihan Manajerial: Pencatatan Kas dan Pengendalian Stok

Setelah proses asesmen, mahasiswa memberikan pelatihan secara langsung yang mencakup dua aspek utama, yaitu pencatatan kas sederhana dan teknik pengendalian stok. Dalam pelatihan pencatatan keuangan, disampaikan pentingnya pencatatan setiap transaksi penjualan dan pembelian secara tertib agar arus kas dapat terpantau dengan baik. Sementara dalam pengelolaan stok, mahasiswa menjelaskan strategi untuk menjaga ketersediaan barang secara efisien, menghindari kelebihan atau kekurangan stok, serta cara melakukan pencatatan stok harian.

Kegiatan ini menjadi momen berharga bagi pemilik Kedai Nte Eka. Eka Nuryanti menyambut baik penyuluhan yang diberikan. Ia menyatakan bahwa selama ini dirinya mengalami kesulitan dalam mengatur keuangan usaha secara terstruktur. Ia juga belum memiliki sistem untuk mencatat dan memantau stok barang secara rutin. Setelah mengikuti pelatihan, Eka merasa lebih memahami bagaimana mengelola usahanya dengan pendekatan yang lebih sistematis.

“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya pelatihan ini. Sebelumnya saya hanya mencatat penjualan dan belanja secara acak. Sekarang saya lebih paham bagaimana mengatur arus kas dan memantau stok agar usaha bisa lebih lancar.Saya juga merasa lebih percaya diri dan siap mengatur usaha saya dengan lebih terorganisir. Semoga ke depannya usaha Kedai Nte Eka bisa berkembang pesat” ujarnya.

Dorong Perubahan Pola Pikir dan Produktivitas UMKM

Penyuluhan ini tidak hanya berfokus pada aspek teknis semata, namun juga mendorong perubahan pola pikir pelaku UMKM untuk lebih terbuka terhadap penerapan praktik manajerial sederhana yang efektif. Mahasiswa berharap, dengan pemahaman dan keterampilan yang lebih baik, pelaku usaha dapat meningkatkan produktivitas, memperluas pasar, dan mencapai pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.

Selain memberikan manfaat langsung bagi pemilik usaha, kegiatan ini juga menjadi sarana bagi mahasiswa untuk menerapkan ilmu yang telah mereka pelajari di bangku kuliah dalam konteks nyata. Melalui interaksi langsung dengan pelaku UMKM, mahasiswa memperoleh pengalaman praktis serta memperkuat empati dan kepedulian sosial terhadap komunitas sekitar.

Baca juga :Dosen UBSI Berikan Pelatihan Affiliate Marketing kepada UMKM Kedung Waringin untuk Tingkatkan Daya Saing Digital

Program pengabdian kepada masyarakat ini merupakan bagian dari agenda rutin UBSI dalam membangun sinergi antara dunia pendidikan dan sektor ekonomi lokal. Dengan menjalin kemitraan bersama UMKM, diharapkan terbentuk ekosistem yang saling mendukung, di mana pelaku usaha mendapatkan pembinaan, dan mahasiswa memperoleh pengalaman pengembangan diri melalui kegiatan yang berdampak langsung.

Melalui penyuluhan yang dilaksanakan di Kedai Nte Eka, mahasiswa UBSI berharap dapat menanamkan fondasi manajerial yang kuat bagi pelaku UMKM, sekaligus menjadi penggerak dalam mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas. Mereka juga menegaskan pentingnya kolaborasi antara institusi pendidikan dan pelaku usaha lokal dalam menciptakan perubahan positif secara berkelanjutan.

Dengan semangat pemberdayaan dan kerja sama, kegiatan ini menjadi contoh nyata bahwa peran mahasiswa tidak hanya terbatas pada ruang kelas, tetapi juga dapat menjadi agen perubahan sosial di tengah masyarakat.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.