Bersih Itu Sehat, Tapi Bersih Bareng Mahasiswa di Ragunan? Lebih dari Sekadar Keren!

0 35

BSINews, Jakarta – Di dunia yang makin sibuk dengan urusan swipe right dan left, siapa sangka ada sekelompok mahasiswa yang justru memutuskan untuk swipe up kantong sampah. Dan tempat mereka melakukannya? Bukan di kampus, bukan di taman kota, tapi di tengah-tengah hiruk-pikuk Kebun Binatang, Ragunan, Jakarta Selatan.

Baca juga: Dukung Digitalisasi UMKM, Mahasiswa UBSI Bangun Sistem Penjualan Online Toko Alva Six

Rabu pagi, 11 Juni 2025, ketika orang-orang biasanya datang ke Ragunan untuk melihat siamang salto atau jerapah makan daun, empat mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) antara lain Relita, Regina, Armand, dan Ramdan datang dengan gaya lain. Pakai almamater biru ngejreng dan dua kantong sampah besar, mereka seperti versi superhero lokal yang tugasnya bukan ngusir penjahat, tapi ngusir sampah.

Mereka nggak sekadar datang buat selfie di depan kandang unta. Mereka datang dengan satu misi mulia, kampanye “Lingkungan Bersih Itu Sehat”. Bukan kampanye dengan baliho gede atau jargon kosong, tapi kampanye dari hati, lengkap dengan sentuhan nilai-nilai Pancasila yang selama ini mungkin cuma jadi hafalan di buku pelajaran.

Mereka membuktikan bahwa Pancasila bukan cuma urusan upacara hari Senin. Sila pertama? Menyiratkan pesan “Kebersihan adalah bagian dari iman.” Sila kelima? “Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia” yang artinya, semua orang, termasuk satwa di kebun binatang, berhak atas lingkungan yang bersih dan sehat.

Lalu mereka menyampaikan pesan ini bukan cuma ke udara, tapi langsung ke pengunjung, salah satunya Yadi yang sedang piknik bareng keluarga. “Menurut Bapak, kebersihan itu penting nggak buat hewan di kebun binatang?” tanya mereka.

Dan dengan mantap, Yadi menjawab, “Penting sekali. Hewan juga bisa sakit kalau lingkungannya kotor. Lagipula, ini juga soal tanggung jawab kita sebagai manusia yang datang berkunjung.”

Jawaban itu sederhana, tapi ngena. Karena kita sering lupa, bahwa kebun binatang bukan sekadar tempat hiburan. Ia adalah rumah bagi makhluk hidup lain yang juga punya hak atas udara bersih, tanah bebas sampah, dan air yang jernih.

Melalui aksi kecil ini mahasiswa UBSI, seperti Relita dan kawan-kawan ingin membuktikan bahwa menjaga kebersihan itu bukan tugas tukang sapu saja. Itu tugas kita semua. Mereka ingin menunjukkan bahwa jadi keren itu nggak harus pakai filter IG atau followers bejibun. Kadang, cukup dengan memungut satu sampah dan mengajak orang lain untuk ikut, itu sudah jadi revolusi.

Dan kalau dipikir-pikir, bersih itu memang sehat. Tapi kalau bersihnya dilakukan bareng teman, sambil menyebar nilai-nilai Pancasila, di tengah hewan-hewan yang penasaran itu bukan cuma sehat. Itu waras, manusiawi, dan bisa jadi patriotik dalam versi paling asyik.

Baca juga: Mahasiswa UBSI Serahkan Website ADOPETRA untuk Mendukung Digitalisasi Pet Shop di Tegal

“Kalau kamu mau ikut bikin dunia sedikit lebih bersih dan lebih baik, mungkin nggak perlu nunggu pemilu. Coba aja mulai dari kantong plastik di sakumu yang bisa diubah jadi alat perjuangan,” ungkap Regina.(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.