Perlindungan Dini Anak dari Gadget: Kampus Digital Kreatif UBSI Hadir di Cibinong Bawa Edukasi Penting
BSINews, Bogor – Mahasiswa Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Bogor, yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, sukses melaksanakan kegiatan Pengabdian Masyarakat (PM) dengan tema “Pengaruh Gadget Pada Usia Dini” di TPA Baitul Manshurin Cibinong pada Kamis (29/5) lalu. Para peserta menyambut hangat dan antusias edukasi serta pemaparan yang disampaikan.
Andika Adisaputra Haryadi, Ketua Pengabdian Masyarakat, menjelaskan bahwa edukasi mengenai pengaruh gadget pada usia dini sangat penting di era teknologi modern ini.
Baca juga: Orang Tua Harus Paham Pentingnya Kontrol Penggunaan Gadget Terhadap Anak-anak
“Berbahaya jika gadget disalahgunakan terutama pada anak-anak usia dini. Maka dari itu, edukasi serta pemaparan ini sangat dibutuhkan dan bermanfaat untuk TPA Baitul Manshurin,” ujar Andika, dalam keterangan rilis, Jumat (30/5).
Lebih lanjut, Andika memperdalam penjelasan mengenai motivasi dalam menyelenggarakan kegiatan ini dan menguraikan harapan timnya melalui kegiatan edukasi ini.
“Kami ingin anak-anak dapat menggunakan gadget dengan baik dan bijak di zaman yang modern ini, serta ingin memberikan cara mencegah jika anak-anak kecanduan gadget. Karena sudah banyak sekali kasus anak usia dini yang menyalahgunakan dan tidak dalam pengawasan orang tua saat bermain gadget, maka kami berharap edukasi dan pemaparan yang kami sampaikan dapat diterima dan bermanfaat untuk anak-anak TPA Baitul Manshuri,” tambah Andika.
Andika memimpin tim yang beranggotakan Jane Salsabila Casimira, Jonathan Setiyadi Supangat, Hana Salsabila, Dimas Permana Putra, Khairunnisa Zabrina Salsabila, Naufal Musyaffa, dan Amanda Devina Dewi Nurkhasanah.
Naufal Musyaffa, yang bertindak sebagai tutor, menyampaikan bahwa maraknya penggunaan gadget di usia dini sudah menjadi fenomena umum. Gadget memiliki dampak positif dan negatif.
Positifnya, gadget bisa digunakan untuk mencari informasi, menonton hal-hal yang menginspirasi, dan bahkan sebagai pengingat waktu sholat. Namun, ia menekankan, gadget sebaiknya digunakan untuk hal-hal bermanfaat, dan anak-anak usia dini sebaiknya tidak diberikan gadget terlebih dahulu. Pencegahan dapat dilakukan dengan mengalihkan perhatian anak pada kegiatan seperti belajar, mengaji, membaca buku, dan menggambar.
“Jika anak-anak bermain gadget, sebaiknya ada pengawasan dari orang tua dan diberikan batasan untuk bermain gadget di waktu tertentu saja. Gadget juga membuat anak-anak lupa waktu dan itu sangat berbahaya untuk kesehatan mereka ke depannya,” ujar Naufal saat sesi pemaparan.
Para peserta TPA Baitul Manshurin menunjukkan antusiasme tinggi dan aktif bertanya tentang pengaruh gadget pada usia dini. Salah satu peserta menyoroti pentingnya edukasi ini.
“Edukasi dan pemaparan ini sangat penting untuk anak-anak usia dini, padahal dengan tidak bermain gadget kita bisa melakukan kegiatan bermanfaat seperti mengaji dan belajar,” ujarnya.
Baca juga: Aplikasi Parental Control Google Family Link: Memantau Penggunaan Gadget Anak Anda
Di akhir sesi, para peserta antusias menonton mini teater boneka tangan tentang pengaruh gadget pada usia dini. Mahasiswa juga mengajak peserta untuk tanya jawab dan berdiskusi tentang materi yang disampaikan, mulai dari contoh gadget hingga cara mengatasinya. Diharapkan, gadget dapat dimanfaatkan dengan baik dan benar di era modern ini.