Dari Swalayan ke Sarjana, Open Booth UBSI dan Perkara Nanya Kampus di Dekat Rak Minyak Goreng

0 112

BSINews, Bekasi – Tiap manusia punya momen sadar akan masa depan. Ada yang muncul waktu ngeliat slip gaji, ada juga yang muncul waktu liat temen sekantor naik pangkat gara-gara “dia kuliah lagi, Bro.” Tapi yang paling unik mungkin adalah saat lo beli sabun cuci, terus keluar swalayan sambil bawa brosur kuliah dan udah dapet potongan 20% biaya semester.

Kejadian ini bukan khayalan. Beneran ada. Nama acaranya Open Booth UBSI yang digelar di Naga Swalayan Tambun, Bekasi mulai tanggal 30 Juli sampai 5 Agustus 2025. Iya, betul. Di antara rak mie instan dan kasir yang sibuk ngitung promo detergent, ada booth kampus yang siap nerima pendaftaran mahasiswa baru.

Baca juga: Ingin Kuliah Tapi Bingung Mulai Dari Mana? Kunjungi Open Booth UBSI, Gratis Konsultasi Pendidikan!

Agak absurd? Memang. Tapi juga brilian. Karena begini, nggak semua orang sempat mampir ke kampus buat cari info. Tapi semua orang, cepat atau lambat, pasti butuh mampir ke swalayan.

Program ini datang dari Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kaliabang. Lewat acara Open Booth ini, mereka bawa kampus ke tempat yang lebih realistis. Tempat orang-orang datang bukan untuk cari dosen, tapi nyari diskon shampoo. Dan justru di sanalah tempat terbaik buat bicara soal masa depan. Karena siapa pun yang belanja sabun dan beras, pasti juga mikir, besok mau jadi apa ya?

Muhamad Tabrani, Kepala Kampus UBSI Kampus Kaliabang, bilang kalau UBSI sebagai Kampus Digital Kreatif ini udah terakreditasi Unggul, punya program studi lengkap dari Sistem Informasi sampai Manajemen, dan yang paling penting, kuliahnya fleksibel. Bisa online, bisa hybrid, bahkan ada kelas malam buat para pejuang jam 9 to 5.

Ini penting banget, karena dunia udah berubah. Yang dicari sekarang bukan cuma ijazah, tapi juga kemampuan adaptasi. Dan UBSI ngerti banget bahwa orang kerja pun masih punya hak buat kuliah, asal sistemnya jangan bikin stres.

Nah, buat kamu yang mampir ke booth, bukan cuma dapet info soal kampus dan jurusan, tapi juga potongan biaya kuliah 20%. Langsung, tanpa syarat harus beli sabun dua gratis satu.

Tim pendaftaran UBSI di booth juga siap bantu pendaftaran langsung. Tinggal bawa fotokopi ijazah atau KTP, dan kamu bisa daftar sambil pegang kantong plastik isi telur dan roti tawar. Oh iya, kalau kamu bosen nunggu di kasir, kamu juga bisa sekalian download aplikasi BSI PMB di Play Store. Praktis banget.

Yang lebih lucu lagi, mereka juga bagi-bagi souvenir menarik. Belum ketahuan isinya apa, tapi konon katanya bisa jadi kenang-kenangan sebelum kamu resmi jadi mahasiswa.

Baca juga: Bawa KTP, Pulang Jadi Mahasiswa! Cuma di Open Booth UBSI Cengkareng

Open Booth ini kelihatannya sepele, booth kecil di swalayan. Tapi di balik meja pendaftaran itu, ada pintu menuju perubahan. Di era serba digital ini, ngarep sukses tanpa update kemampuan ibarat pengen menang balapan naik sepeda BMX lawan mobil listrik. Susah, Bos. Dan buat kamu yang ngerasa “udah telat” buat kuliah, percaya deh, nggak ada yang telat buat belajar. Yang telat itu cuma sinyal kalau kamu pakai Wi-Fi publik.

Jadi, mumpung ada kesempatan di depan mata (dan di sebelah rak gula pasir), mampirlah. Tanya-tanya. Siapa tahu brosur di tanganmu itu bukan cuma selebaran, tapi tiket menuju hidup yang lebih baik. Karena masa depan bukan cuma soal jurusan apa yang kamu ambil, tapi juga soal berani melangkah, meski dimulai dari swalayan.(ACH)

Leave A Reply

Your email address will not be published.