Mahasiswa UBSI Kampus Slipi Tanamkan Nilai Gotong Royong di Lingkungan Sekolah
BSINews, Jakarta – Guna membekali mahasiswa dengan keterampilan yang relevan dan dibutuhkan industri, Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) sebagai Kampus Digital Kreatif terus memperkuat peran pengabdiannya kepada masyarakat (PkM). Salah satu bentuk nyata pengabdian tersebut terlihat dalam kegiatan bertajuk “Bersih-Bersih Bersama, Sekolah Ceria” yang digelar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Ihsan, Jakarta Barat, pada Kamis (22/5).
Gotong Royong Wujudkan Lingkungan Belajar Nyaman
Kegiatan ini melibatkan mahasiswa UBSI kampus Slipi bersama guru dan siswa MI Al Ihsan. Tujuannya adalah menciptakan lingkungan belajar yang bersih, sehat, dan nyaman. Para peserta membersihkan ruang kelas, menata ulang perabot sekolah, serta menyediakan tempat sampah terpilah di sejumlah titik strategis.
Kepala Sekolah MI Al Ihsan menyampaikan apresiasinya atas partisipasi mahasiswa UBSI kampus Slipi dalam kegiatan tersebut.
“Kolaborasi ini tidak hanya berdampak langsung pada kebersihan ruang kelas, tapi juga menumbuhkan semangat gotong royong di antara siswa dan warga sekolah lainnya,” ujarnya dalam keterangan rilis, Rabu (28/5).
Kegiatan yang berlangsung selama satu hari ini diawali dengan sesi briefing, dilanjutkan pembagian kelompok kerja, lalu pembersihan dan penataan yang dilakukan penuh semangat.
Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kebersihan ruang kelas dan halaman sekolah. Selain itu, fasilitas kebersihan di lingkungan sekolah menjadi lebih lengkap, dan keterlibatan siswa dalam aksi gotong royong juga meningkat secara nyata dibanding sebelumnya.
Menurut tim pengabdian UBSI kampus Slipi, kegiatan ini merupakan implementasi nyata dari nilai Tri Dharma Perguruan Tinggi.
“Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan kebiasaan positif di lingkungan sekolah serta mempererat hubungan antara kampus dan masyarakat,” ungkap salah satu perwakilan tim.
Mahasiswa UBSI kampus Slipi dari tim PkM turut memproduksi poster digital dan video dokumenter sebagai dokumentasi kegiatan dan bahan publikasi daring. Kegiatan ini diharapkan menjadi contoh yang dapat diterapkan oleh sekolah lain di masa mendatang.
Melalui kegiatan seperti ini, nilai gotong royong diharapkan terus tumbuh menjadi budaya yang hidup dalam keseharian dunia pendidikan.(Siti Hafizah)