UBSI Kampus Margonda Ajak Siswa SMK Taruna Bhakti Pahami HAM: “Hak Dasar Itu Penting!”

0 42

BSINews, Depok, – Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) kampus Margonda yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bertajuk “Sharing Knowledge” dengan mengangkat tema Hak Asasi Manusia (HAM). Kegiatan ini berlangsung di SMK Taruna Bhakti Depok pada Rabu (14/5) dan merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian.

Rifki Maulana Daulay, Ketua Pelaksana kegiatan, menyampaikan tujuan utama dari kegiatan ini adalah menanamkan pemahaman mendalam kepada para siswa tentang pentingnya HAM dalam kehidupan sehari-hari.

Baca juga: Mahasiswa UBSI Edukasi Siswa SMPN 61 Jakarta Tentang Hak Asasi Manusia

“HAM adalah hak dasar yang melekat pada diri setiap individu. Kegiatan ini kami desain agar siswa tidak hanya memahami konsepnya, tetapi juga mampu menerapkannya dalam kehidupan sosial di sekolah maupun di lingkungan masyarakat,” ujar Rifki, dalam keterangan rilis, Kamis (15/5).

Materi disampaikan secara interaktif melalui diskusi kelompok, studi kasus, simulasi, dan pemanfaatan media visual. Pendekatan ini berhasil menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan partisipatif. Tak hanya itu, mahasiswa juga memberikan hadiah bagi siswa yang aktif sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi.

Secara spesifik, kegiatan ini memiliki tiga tujuan utama yaitu, meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep dasar Hak Asasi Manusia, menumbuhkan sikap toleransi, empati, dan keadilan, serta melatih keberanian siswa dalam menyuarakan pendapat secara bertanggung jawab.

Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum SMK Taruna Bhakti, Furida Lucy Siagiani, menyambut baik kegiatan ini. Ia menilai edukasi HAM sangat relevan dengan Kurikulum Merdeka yang saat ini diterapkan di sekolah.

“Kegiatan ini sangat sejalan dengan pembelajaran berbasis proyek yang menanamkan nilai-nilai karakter. Siswa jadi lebih memahami pentingnya menghargai hak diri sendiri dan orang lain,” ungkap Furida.

Furida juga menekankan pentingnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah menengah dalam menciptakan ruang pembelajaran yang kontekstual dan aplikatif.

“Kami terbuka untuk kerja sama lanjutan dengan UBSI, misalnya dalam program literasi digital atau pelatihan keterampilan komunikasi yang dibutuhkan oleh siswa zaman sekarang,” tambahnya.

Baca juga: Mahasiswa Universitas BSI Sosialisasikan Hak Asasi Manusia kepada Siswa SD di Bekasi

Melalui kegiatan ini, mahasiswa UBSI tidak hanya mengasah keterampilan komunikasi publik, tetapi juga memperkuat semangat sosial dan tanggung jawab sebagai agen perubahan. Harapannya, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan tema-tema yang relevan dengan kebutuhan masyarakat.

Leave A Reply

Your email address will not be published.