Wujudkan Generasi Berdaya Saing: Abdimas FEB UBSI Bekali Anak Yatim dengan Keterampilan Masa Depan
BSINews, Jakarta – Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) yang dikenal sebagai Kampus Digital Kreatif, melalui Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), sukses menggelar kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (Abdimas) bertajuk “Sosialisasi Mengenai Menciptakan Sumber Daya Manusia Unggul dan Berdaya Saing Pada Anak Rumah Yatim Arrohman Indonesia Cabang Rawasari” pada Minggu (20/4).
Kegiatan ini bertujuan membekali anak-anak asuh dengan wawasan pengembangan karakter, kepemimpinan, dan kreativitas, kegiatan ini diharapkan membentuk sumber daya manusia unggul, mandiri, dan berdaya saing tinggi.
Baca juga: LPPM UBSI Kampus Tasikmalaya Melakukan Penjajagan Dengan Calon Mitra Abdimas
Berlokasi di Rumah Yatim Arrohman Indonesia Cabang Rawasari, Jakarta Pusat, Abdimas ini dipimpin oleh Lukman Hakim sebagai ketua pelaksana. Ia didampingi dosen pengabdi Dr. Sabil, Dedi Suharyadi, dan Irwin Ananta Vidada, serta melibatkan dua mahasiswa FEB UBSI, Husnul Chotimah dan Siti Kartika Awaliyah. Peserta kegiatan adalah anak-anak yatim piatu mukim dan non-mukim.
Lukman Hakim berharap kegiatan ini memberi kontribusi nyata dalam membentuk karakter dan kemandirian anak-anak asuh, agar mereka siap bersaing di masa depan baik secara akademik maupun sosial.
Kegiatan ini juga bersifat interaktif dengan pendekatan edukatif dan humanistik. UBSI turut menyalurkan modul pelatihan, souvenir, dan konsumsi kepada peserta.
Sinergi antara dosen dan mahasiswa menjadi fondasi kuat Abdimas ini. Irwin Ananta Vidada, juga Staf Kemahasiswaan UBSI, menyoroti pengalaman belajar mahasiswa.
“Kegiatan Abdimas ini bukan hanya tentang mengabdi kepada masyarakat, tetapi juga menjadi ruang pembelajaran yang luar biasa bagi mahasiswa. Mereka belajar langsung bagaimana berinteraksi, menyusun program, menyampaikan materi, hingga mengevaluasi kegiatan,” jelasnya, dalam keterangan rilis, Senin (21/4).
Ia menambahkan bahwa pengalaman ini akan membentuk karakter kepemimpinan dan kepedulian sosial, serta mendorong kegiatan serupa untuk menumbuhkan empati dan jiwa sosial mahasiswa.
Sebagai pemateri utama, Dr. Sabil menekankan pentingnya membangun SDM unggul tidak hanya akademik, tapi juga kuat karakter, kreativitas, dan daya saing.
“Generasi masa depan tidak cukup hanya cerdas secara kognitif. Mereka harus memiliki karakter yang tangguh, kemampuan berkomunikasi yang baik, serta daya juang untuk terus belajar dan berkembang,” ujarnya.
Materinya meliputi konsep dasar pengembangan diri, soft skills seperti kepemimpinan, adaptasi, serta menumbuhkan percaya diri dan semangat berkarya.
Dedi Suharyadi berperan penting dalam manajemen anggaran dan logistik.
“Pengelolaan anggaran yang akuntabel dan transparan menjadi bagian penting dalam keberhasilan setiap kegiatan Abdimas. Kami ingin memastikan bahwa setiap rupiah yang digunakan membawa manfaat nyata bagi mitra,” ungkap Dedi.
Mahasiswa Husnul Chotimah dan Siti Kartika Awaliyah terlibat aktif dalam pelaksanaan teknis hingga pendampingan peserta.
“Kami merasa senang bisa terlibat langsung dalam kegiatan seperti ini. Selain menambah pengalaman, kami juga jadi lebih peka terhadap kebutuhan sosial di sekitar kita,” ujar Husnul.
Evaluasi melalui kuesioner menunjukkan tingkat kepuasan peserta yang tinggi, mengindikasikan dampak nyata Abdimas Kampus UBSI. Dengan semangat Tri Dharma Perguruan Tinggi, UBSI berkomitmen hadir di tengah masyarakat, membangun generasi masa depan yang cakap ilmu, kuat karakter, dan berjiwa sosial.